Apa yang Terjadi pada Gula Darah jika Minum Sesendok Cuka Sebelum Makan
Kedengarannya terlalu murah untuk menjadi kenyataan: sesendok cuka sebelum makan untuk menjaga gula darah tetap stabil. Namun, trik ini bukan sekadar pengobatan tradisional.
Trik ini telah diuji dalam uji klinis selama lebih dari dua dekade, dan hasilnya nyata, meskipun lebih sederhana dari yang diyakini banyak orang di internet.
>>> Tiga Pengganti Makanan Kecil yang Bisa Menghemat Uang dan Meningkatkan Kesehatan
Apa yang Ditunjukkan Sains
Temuan inti konsisten di berbagai studi: mengonsumsi cuka bersama makanan kaya karbohidrat dapat mengurangi lonjakan gula darah yang biasanya terjadi setelah makan.
Sekitar satu hingga dua sendok makan (10-20 mL) yang dikonsumsi bersama makanan dapat memotong lonjakan gula darah setelah makan sekitar 20%, dan bahkan lebih besar jika makanan mengandung banyak pati seperti kentang.
Sebuah meta-analisis uji klinis mengonfirmasi bahwa cuka secara signifikan menurunkan gula darah dan insulin setelah makan. Efeknya paling baik jika dikombinasikan dengan karbohidrat kompleks berpati, bukan gula murni.
Jika digunakan setiap hari selama beberapa minggu, sekitar dua sendok makan menghasilkan penurunan kecil pada gula darah puasa pada penderita diabetes tipe 2, sebuah efek yang bahkan diakui oleh American Heart Association.
Cuka cair yang bekerja efektif; pil dan gummy cuka jauh kurang dapat diandalkan.
Mengapa Asam Membantu
Bahan aktifnya adalah asam asetat, yang merupakan komponen utama cuka (apel, putih, atau lainnya). Asam ini bekerja di beberapa sisi sekaligus.
Asam asetat memperlambat pengosongan lambung, mengganggu enzim yang memecah pati menjadi gula, dan membantu otot menyerap glukosa lebih efisien dengan meningkatkan sensitivitas insulin.
Keseimbangan pasti dari mekanisme ini masih diperdebatkan, tetapi efek bersihnya adalah kenaikan gula darah yang lebih landai setelah makan.
Update Terbaru
Psikolog Ungkap Alasan Remaja Sering Membantah, Bisa Jadi Tanda Positif
Rabu / 01-07-2026, 09:10 WIB
Arc Raiders Terapkan Denuvo Anti-Cheat untuk Semua Pemain, Embark Siapkan Pembaruan Lebih Besar
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Game Terakhir dari Art Director Half-Life 2 dan Dishonored Terungkap: Soulslike FPS Pertama di Dunia
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Trump Ungkap Pendapatan Kripto Lebih dari Rp15 Triliun
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Mike Tyson Rayakan Ultah ke-60 di Miami, Dunia Tinju Hormati Legenda
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Ekuador Protes Gangguan Suporter Meksiko di Hotel Timnas
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Lebih dari 150 Orang Terinfeksi Cyclosporiasis di Michigan Tenggara
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Pertamina Resmi Turunkan Harga BBM Nonsubsidi per 1 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Altos Computing Dorong Adopsi AI untuk Percepat Transformasi Digital di Indonesia
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Promo Kabel USB-C 3-Pack Hanya Rp100 Ribuan, Pas untuk Stok Cadangan
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Sosialis Demokrat Tantang Petahana Demokrat di Primer Colorado
Rabu / 01-07-2026, 08:50 WIB
Nadiem Makarim Dituntut Bayar Rp809 Miliar, Harta Tak Sampai Segitu
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Betrand Peto Ogah Minta Maaf soal Sindiran di Medsos ke Kubu Sarwendah
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Latsarmil Kopdes Diubah, Biaya Rp45 Juta Per Orang Masih Misteri
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB






