Laga Inggris melawan RD Kongo pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 bisa menjadi petaka bagi The Three Lions jika salah pendekatan.

RD Kongo sempat tidak dianggap dalam persaingan juara, tetapi menjadi buah bibir setelah menahan Portugal pada laga pertama fase grup.

>>> Kelompok Katolik AS Membangkang Paus Leo XIV, Angkat Uskup Tanpa Restu

Setelah kalah dari Kolombia, RD Kongo menang atas Uzbekistan dan lolos ke 32 besar sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik.

Inggris menjadi lawan selanjutnya. Wajar jika RD Kongo kembali dianggap non-unggulan, tetapi skuad Leopards bisa mengecewakan lawan.

Salah satu modal besar RD Kongo adalah pengetahuan pemainnya tentang sepak bola Inggris, gaya main, dan kualitas lawan secara langsung.

Saat ini ada lima pemain RD Kongo yang merumput di Inggris: Aaron Wan-Bissaka (West Ham United), Axel Tuanzebe (Burnley), Noah Sadiki (Sunderland), Edo Kayembe (Watford), dan Yoane Wissa (Newcastle United).

>>> Joao Felix Yakin Portugal Kalahkan Kroasia di Piala Dunia 2026

Selain itu, empat pemain lain punya pengalaman di klub Inggris: Arthur Masuaku, Chancel Mbemba, Gael Kakuta, dan Aaron Tshibola.

Mayoritas pemain tersebut menjadi tulang punggung RD Kongo di Piala Dunia 2026.

Wan-Bissaka, Tuanzebe, Mbemba, dan Masuaku adalah kuartet lini belakang andalan yang selalu menjadi starter di tiga laga fase grup.

Sementara Wissa dan Bakambu menjadi duet lini depan. Wissa sementara menjadi top skor RD Kongo di turnamen ini.

>>> LeBron James Resmi Tinggalkan Los Angeles Lakers

Kayembe menjadi pemain inti saat melawan Portugal dan Kolombia, sedangkan Sadiki sudah merasakan menit bermain di dua laga awal.