“Kalimat ‘cilor mau cilor’ itu adalah meme yg dibuat orang Indonesia ketika ada org Korea yg mengirimi pesan DM berisi hujatan fisik kepada wanita Indonesia yang percaya diri mengupload fotonya,” tulis akun @lor*****.

“Sotoy banget, padahal udah serius baca pelecehan seksual, kirain beneran. Taunya asbun. Alaah Korea hoaks,” komentar akun lainnya.

Sejumlah pengguna juga menanggapi dengan humor, menyandingkan cilor dengan jajanan lain seperti telur gulung dan papeda gulung.

Salah Paham Lintas Bahasa

Kasus ini menjadi contoh bagaimana perbedaan bahasa dan budaya dapat memicu salah tafsir di ruang digital. Meme yang dimaksudkan sebagai candaan justru berkembang menjadi tudingan serius akibat penerjemahan yang keliru.

Hingga kini, frasa “cilor mau cilor?” tetap digunakan sebagian netizen Indonesia sebagai bentuk humor dalam merespons konflik daring yang masih berlangsung.