CEO Take-Two Interactive, Strauss Zelnick, memastikan bahwa jadwal perilisan Grand Theft Auto (GTA) 6 tidak berubah. Game tersebut dijadwalkan rilis pada 19 November.

Pernyataan itu disampaikan Zelnick dalam wawancara singkat di akun TikTok The School of Hard Knocks.

>>> LG Resmi Luncurkan Ekosistem Perangkat Rumah Tangga Berbasis AI di Jakarta

Pengembangan game ini memakan waktu lama karena Rockstar Games ingin menciptakan standar baru di industri game AAA.

Proyeksi pendapatan dari GTA 6 diperkirakan mencapai 8 miliar dolar AS untuk tahun fiskal saat ini. Strategi pemasaran masif diprediksi mulai meledak pada 21 Juni.

Dedikasi Tim Pengembang

Zelnick mengapresiasi kerja keras tim Rockstar dalam menghadapi tantangan pembuatan game tersebut. "Tim di Rockstar benar-benar berupaya melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya.

Itu sangat sulit dan membutuhkan waktu lama," ungkapnya.

Selain membahas GTA 6, Zelnick juga berbagi pandangan bisnis tentang pentingnya integritas. "Itulah satu-satunya yang Anda miliki.

>>> OJK Proyeksikan Kapasitas Pendanaan 2027 Capai Rp13,89 Triliun

Saya punya kekurangan. Ada kalanya saya bertindak dengan cara yang tidak sesuai dengan pandangan saya tentang integritas dalam bisnis.

Itu sangat menyakiti saya, dan saya belajar pelajaran berharga. Jangan pernah melakukan itu," tegasnya.

Ia juga memberikan pesan motivasi bagi generasi muda.

"Orang-orang harus mengejar titik temu antara apa yang mereka kuasai dan apa yang mereka suka, dengan penekanan pada apa yang Anda kuasai.

>>> Haier Luncurkan TV HQLED P7 Pro Series dengan Google TV dan Gemini AI di India

Lakukan hal itu dan dunia mungkin akan terbuka untuk Anda," pungkas Zelnick.