Siapa Mukhtarudin? Mengenal Sosok Menteri P2MI Baru yang Gantikan Abdul Kadir, Lengkap dengan Profil, Istri, dan Jejak Politiknya di Tahun 2025
Siapa Mukhtarudin? Mengenal Sosok Menteri P2MI Baru yang Gantikan Abdul Kadir, Lengkap dengan Profil, Istri, dan Jejak Politiknya di Tahun 2025
Nama Drs. H. Mukhtarudin tiba-tiba mencuri perhatian publik nasional. Bukan karena skandal atau kontroversi, melainkan karena ia resmi ditunjuk sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) dalam formasi Kabinet Merah Putih 2025, menggantikan Abdul Kadir yang sebelumnya menjabat.
Penunjukan ini langsung menjadi trending topic di berbagai platform media sosial dan pemberitaan nasional. Banyak yang penasaran: siapa sebenarnya sosok di balik jabatan strategis ini? Dari mana asalnya? Siapa istrinya? Dan partai apa yang mengantarkannya ke kursi menteri?
Mari kita telusuri profil lengkap, jejak karier, serta sisi personal pria kelahiran Kalimantan Tengah ini — yang kini dipercaya memimpin nasib jutaan pekerja migran Indonesia di seluruh dunia.
Profil Lengkap Mukhtarudin: Dari Pangkalan Bun Menuju Istana Negara
Nama Lengkap: Drs. H. Mukhtarudin
Tempat & Tanggal Lahir: Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, 6 September 1964
Usia (2025): 60 tahun
Agama: Islam
Istri: Siti Marwiyah
Partai Politik: Partai Golongan Karya (Golkar)
Pendidikan: Sarjana Ilmu Administrasi Negara, Universitas Lambung Mangkurat (1988)
Akun Instagram: @mukhtarudin.*** (belum diverifikasi resmi)
Mukhtarudin bukanlah sosok yang muncul tiba-tiba. Ia adalah figur yang telah malang melintang di dunia birokrasi, pendidikan, dan politik selama lebih dari tiga dekade. Kelahiran Pangkalan Bun ini dikenal sebagai pribadi yang rendah hati, gigih, dan punya komitmen kuat terhadap pemberdayaan masyarakat, khususnya di sektor ketenagakerjaan dan perlindungan warga negara di luar negeri.
Siapa Istri Mukhtarudin? Siti Marwiyah, Sosok di Balik Kesuksesan Sang Menteri
Dalam berbagai wawancara dan pidato publik, Mukhtarudin kerap menyebut nama Siti Marwiyah sebagai sosok yang paling berpengaruh dalam hidupnya. Istrinya ini dikenal sebagai perempuan yang sederhana, religius, dan sangat mendukung karier suaminya — baik saat Mukhtarudin masih menjadi ASN, dosen, hingga akhirnya menjadi anggota DPR dan kini Menteri.
Meski jarang tampil di media, Siti Marwiyah aktif di kegiatan sosial kemasyarakatan, terutama di bidang pendidikan dan pemberdayaan perempuan. Pasangan ini dikaruniai beberapa anak yang kini juga telah meniti karier masing-masing, baik di sektor swasta maupun publik.
“Tanpa dukungan istri dan keluarga, saya tidak akan sampai di titik ini,” ujar Mukhtarudin dalam salah satu wawancara eksklusif dengan media nasional.
Jejak Karier: Dari ASN, Dosen, hingga Anggota DPR Tiga Periode
Perjalanan karier Mukhtarudin sangat inspiratif. Ia memulai dari bawah — bukan dari keluarga elite politik atau pengusaha besar. Setelah lulus dari Universitas Lambung Mangkurat pada 1988, ia langsung terjun ke dunia birokrasi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Era Birokrasi: 1990–2002
Ia dipercaya menjabat sebagai Kepala Bidang Promosi Badan Penanaman Modal Daerah Kotawaringin Barat. Di sini, Mukhtarudin belajar banyak tentang pengembangan ekonomi lokal, investasi, dan manajemen pemerintahan daerah. Pengalaman ini menjadi fondasi kuat baginya dalam memahami dinamika pembangunan daerah — sesuatu yang sangat berguna ketika ia kemudian terjun ke politik.
Kontribusi di Dunia Pendidikan
Tak puas hanya menjadi birokrat, Mukhtarudin juga mendirikan Universitas Antakusuma di Pangkalan Bun — sebuah langkah visioner untuk memajukan pendidikan tinggi di wilayah pedalaman Kalimantan Tengah. Ia juga aktif sebagai dosen, mengajar mata kuliah administrasi negara dan kebijakan publik. Baginya, pendidikan adalah kunci utama pemberdayaan masyarakat.
Update Terbaru
Saham Properti Anjlok 36 Persen, Sektor Hunian Terbebani Suku Bunga Tinggi
Kamis / 18-06-2026, 19:35 WIB
OJK Tetapkan Jajaran Direksi BEI Periode 2026-2030
Kamis / 18-06-2026, 19:35 WIB
Dua Subtipe Autisme Teridentifikasi Lewat Pemindaian Otak
Kamis / 18-06-2026, 19:35 WIB
Peneliti Temukan Dua Subtipe Autisme Berdasarkan Konektivitas Otak
Kamis / 18-06-2026, 19:35 WIB
Saham Emiten Properti Lesu, IDX Properties Terkoreksi 36,08% Sepanjang 2026
Kamis / 18-06-2026, 19:35 WIB
MPMRent Tambah 50 Unit Wuling New BinguoEV Lite untuk Armada Korporasi
Kamis / 18-06-2026, 19:33 WIB
OJK Batasi Kepemilikan Asing PVML Maksimal 85 Persen
Kamis / 18-06-2026, 19:33 WIB
PLN Akui Pemadaman Bergilir di Jawa Timur Akibat Pasokan Batu Bara Menurun
Kamis / 18-06-2026, 19:32 WIB
Menlu Sugiono Dorong Kerja Sama Nuklir RI-Rusia untuk Ketahanan Energi
Kamis / 18-06-2026, 19:32 WIB
Pelita Jaya Jakarta Waspadai Tiga Pemain Asing Bogor Hornbills di Final IBL
Kamis / 18-06-2026, 19:32 WIB
BI Turunkan Batas Beli Valas Tanpa Underlying Jadi 10.000 Dolar AS per 1 Juli
Kamis / 18-06-2026, 19:32 WIB
Menhan Sjafrie Minta Prajurit YTP di Aceh Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
Kamis / 18-06-2026, 19:32 WIB
OJK Batasi Kepemilikan Asing Fintech P2P Lending Maksimal 85 Persen
Kamis / 18-06-2026, 19:32 WIB
Studi Baru: Narsisme Ternyata Bisa Diturunkan dari Orang Tua
Kamis / 18-06-2026, 19:29 WIB






