Biodata Tampang RW Mantan Kekasih NP Penjual Nasi Kuning di Lelilef yang Video Syurnya Viral, Lengkap dari Umur, Agama dan Akun Instagram
Kronologi Penyebaran Video
Kasus ini pertama kali mencuat setelah video asusila yang melibatkan seorang wanita berinisial NP (22), warga asal Bolmut, menjadi viral di media sosial. Video tersebut diduga disebarkan oleh mantan kekasih NP yang berinisial RW, yang berasal dari Minahasa Selatan.
NP yang kini tinggal di Desa Lelilef, Kecamatan Weda Tengah, Halmahera Tengah, Maluku Utara, menyampaikan bahwa video itu mulai menyebar setelah ia memutuskan untuk mengakhiri hubungan asmaranya dengan RW. Saat ini, NP yang baru beberapa bulan menetap di Lelilef, mengisi kesehariannya dengan berjualan nasi kuning dan kue untuk menyambung hidup.
Dalam wawancara dengan media, NP menceritakan bahwa peristiwa ini bermula pada Rabu (5/9/2024). Ia mengakhiri hubungannya dengan RW setelah merasa kecewa karena janji-janji yang tidak pernah ditepati oleh mantan pacarnya tersebut. “Awalnya, dia bilang akan menikahi saya, tapi ternyata hanya janji-janji. Ketika ada laki-laki lain yang serius untuk menikahi saya, saya terima. Namun, mantan saya tidak terima dengan keputusan itu dan kemudian menyebarkan video tersebut,” ungkap NP.
Video tersebut bahkan sempat viral di Manado pada bulan Mei 2024, sebelum kembali mencuat di media sosial belakangan ini. Kejadian ini membuat NP merasa sangat terpukul, sehingga ia memutuskan untuk melaporkan kasus ini ke Polres Bolmut guna mendapatkan keadilan.
Langkah Hukum dan Harapan Korban
NP berharap bahwa pihak kepolisian dapat segera mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku yang telah mencemarkan nama baiknya. “Saya hanya ingin kasus ini cepat selesai dan pelaku mendapat hukuman yang setimpal. Ini bukan hanya soal video, tapi juga soal harga diri dan masa depan saya,” tegas NP.
Kasus penyebaran video asusila seperti ini bukanlah kasus pertama yang terjadi, namun selalu menjadi perhatian publik karena dampaknya yang besar terhadap korban, terutama perempuan. Banyak korban yang harus menanggung beban psikologis dan sosial akibat penyebaran video tanpa izin, yang merusak reputasi dan martabat mereka.
Update Terbaru
Suhu Panas Ekstrem Mengancam Keselamatan Pemain Piala Dunia 2026
Rabu / 17-06-2026, 18:59 WIB
Pelaku Pelecehan Anjing di Kafe Jakarta Utara Ditangkap, Polisi Sita Flash Disk Berisi Rekaman
Rabu / 17-06-2026, 18:59 WIB
Queensland Maroons Bungkam New South Wales Blues di State of Origin II
Rabu / 17-06-2026, 18:56 WIB
Juventus Incar Eljif Elmas Usai Gagal Bertahan di Napoli
Rabu / 17-06-2026, 18:56 WIB
Pengamat: Minat Investor Energi Bersih Buka Peluang Pendanaan Panas Bumi
Rabu / 17-06-2026, 18:56 WIB
Simpanan Kelas Menengah Bawah April 2026 Tumbuh, Ekonomi Belum Pulih
Rabu / 17-06-2026, 18:56 WIB
Suhu Panas Global Ancam Piala Dunia FIFA 2026
Rabu / 17-06-2026, 18:56 WIB
Simpanan Kelas Menengah Bawah di Bank Tumbuh 5,4 Persen pada April 2026
Rabu / 17-06-2026, 18:55 WIB
Utang Luar Negeri Indonesia dalam Yuan Melonjak 36 Kali Lipat dalam Satu Dekade
Rabu / 17-06-2026, 18:55 WIB
Anggota DPR: Penyesuaian Harga Pertamax Jaga Keberlanjutan Energi Nasional
Rabu / 17-06-2026, 18:54 WIB
Kolombia Hadapi Uzbekistan pada Laga Pembuka Grup K Piala Dunia 2026
Rabu / 17-06-2026, 18:53 WIB
RB Leipzig Desak Pemecatan Pelatih Ole Werner Akibat Konflik dengan Klopp
Rabu / 17-06-2026, 18:52 WIB
Potongan Pajak JHT Capai Rp15 Juta, Pekerja Kaget Saat Cairkan Dana BPJS Ketenagakerjaan
Rabu / 17-06-2026, 18:52 WIB
Menhub Pastikan Stasiun Gambir Disulap Jadi Stasiun Nasional
Rabu / 17-06-2026, 18:52 WIB






