Cherry Lai Owner Brandoville Studios Diduga Melakukan Kekerasan Terhadap Karyawan, Kini Buat Perusahaan Baru Usai Terindikasi Kabur
Respons Publik dan Media Sosial
Dalam waktu singkat, cuitan dari akun @Bisher_d790 menarik perhatian banyak pengguna media sosial. Salah satu yang merespons adalah Adriandhy, seorang animator Indonesia, yang turut membagikan cuitan tersebut melalui akun media X miliknya. Keterlibatan Adriandhy dalam menyebarluaskan informasi ini turut memperkuat gelombang reaksi dari publik.
Beberapa mantan karyawan Brandoville Studios juga turut memberikan testimoni tentang pengalaman buruk mereka. Salah seorang mantan karyawan, yang dikenal dengan nama panggilan Karyawan C, membagikan kronologi perlakuan tidak layak yang diterimanya. Menurut cerita Karyawan C, ia dipaksa untuk menampar mukanya sendiri dan membenturkan kepalanya ke tembok sebagai bentuk hukuman. Bukti-bukti berupa tangkapan layar percakapan dengan Cherry Lai menunjukkan adanya permintaan agar Karyawan C menghukum dirinya sendiri.
Lebih mengejutkan lagi, Karyawan C mengungkapkan bahwa ia mengalami trauma berat akibat ancaman pembunuhan yang diterimanya dari Cherry Lai selama bertahun-tahun. Hal ini menunjukkan betapa seriusnya dampak psikologis yang dialami oleh para karyawan yang menjadi korban.
Penutupan Brandoville Studios dan Pembentukan Perusahaan Baru
Brandoville Studios, yang dikenal sebagai perusahaan pembuat artwork untuk game triple-A seperti The Last of Us Part 1, Final Fantasy VII Remake, dan Gears of War Five, resmi ditutup pada Agustus 2024. Penutupan studio ini memicu spekulasi mengenai langkah selanjutnya dari para pendirinya.
Rumor yang beredar menyebutkan bahwa Ken Lai dan Cherry Lai telah mendirikan perusahaan baru yang bernama Lailai Studios. Perusahaan ini didirikan di Jakarta namun memiliki kantor pusat di Hong Kong. Keberadaan Lailai Studios ini menambah keraguan publik tentang masa depan dan integritas para pendiri Brandoville Studios.
Update Terbaru
Wamen HAM serap masukan revisi UU HAM lewat uji publik di Unesa
Kamis / 18-06-2026, 16:28 WIB
Pabrik Sepatu Bandung Rumahkan 4.000 Pekerja Akibat Pasokan AS Tersendat
Kamis / 18-06-2026, 16:28 WIB
Meksiko Hadapi Korea Selatan di Piala Dunia 2026, El Tri Lebih Diunggulkan
Kamis / 18-06-2026, 16:28 WIB
Bank Indonesia Waspadai Dampak Konflik Timur Tengah terhadap Ekonomi Global
Kamis / 18-06-2026, 16:25 WIB
Samsung Galaxy A57: Desain Tipis 6,9 mm dan Bobot 179 Gram untuk Kenyamanan Harian
Kamis / 18-06-2026, 16:24 WIB
Portugal Ditahan RD Kongo, Ronaldo: Bukan Awal yang Kami Inginkan
Kamis / 18-06-2026, 16:24 WIB
Mendagri: 97 Persen Huntara Pascabencana Sumatera Sudah Terbangun
Kamis / 18-06-2026, 16:24 WIB
Ukraina Serang Kilang Minyak Moskow dengan Ratusan Drone
Kamis / 18-06-2026, 16:24 WIB
Polisi Ringkus Pencuri Perhiasan Bermodus Ritual Buka Aura di Jakbar
Kamis / 18-06-2026, 16:24 WIB
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Kebijakan Kendaraan Listrik
Kamis / 18-06-2026, 16:24 WIB
Samsung Galaxy A57 Resmi Meluncur, Bodi Tipis 6,9 mm dan Bobot 179 Gram
Kamis / 18-06-2026, 16:24 WIB
HONOR Watch 6 Resmi Meluncur dengan Layar AMOLED 1,46 Inci dan Baterai 35 Hari
Kamis / 18-06-2026, 16:21 WIB
LG Luncurkan Kulkas French Door 2026 di India, Harga Mulai Rp 22 Jutaan
Kamis / 18-06-2026, 16:20 WIB
Kasus dr Ratna Dinilai Berpotensi Jadi Preseden Pelayanan Medis
Kamis / 18-06-2026, 16:20 WIB






