Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan tanggapan terkait kabar yang menyebut dirinya sebagai salah satu kandidat kuat Gubernur Bank Indonesia baru.

Ia menyebut isu tersebut sebagai isu abadi karena sering dikaitkan dengan berbagai posisi strategis namun tetap menjalankan tugas sebagai menteri.

>>> 22 Armada Damkar Padamkan Kebakaran Gudang di Jakarta Selatan

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Purbaya di kantor Lembaga Penjamin Simpanan yang terletak di wilayah Jakarta Selatan pada hari Selasa.

Terkait pengganti Perry Warjiyo, Purbaya menyatakan dirinya enggan berspekulasi lebih jauh dan memilih untuk mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto.

Pemerintah menegaskan bahwa proses pemilihan pimpinan bank sentral sepenuhnya mengikuti keputusan resmi dari kepala negara.

>>> Permintaan Unik Milan dan Chelsea Jelang Duel di SUGBK

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa surat pengunduran diri Perry Warjiyo baru diterima oleh Presiden pada hari Sabtu.

Karena pengunduran diri tersebut baru diajukan, Presiden belum menyiapkan nama calon definitif pengganti pimpinan bank sentral dalam waktu singkat.

>>> Kasus Hibah Jatim: Anggota DPR Anwar Sadad Terseret Dugaan Suap Miliaran

Posisi pimpinan saat ini diisi sementara oleh Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti sebagai pejabat pelaksana tugas harian.

Aturan mengenai kekosongan jabatan tersebut telah diatur secara jelas dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku mengenai sektor keuangan.

Berdasarkan ketentuan yang berlaku, kekosongan jabatan tersebut secara otomatis diisi oleh pejabat sementara sesuai amanat undang-undang yang mengatur sektor keuangan.

>>> Petugas Jinakkan Kobaran Api yang Melanda Permukiman Kebayoran Lama

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa aturan perundang-undangannya memungkinkan pengisian posisi secara langsung melalui mekanisme pejabat gubernur sementara.