Selain memangkas rantai distribusi, Kopdes Merah Putih juga akan menjadi titik distribusi pupuk subsidi agar petani tidak perlu mengambil ke lokasi jauh.

Koperasi ini juga akan menjadi tempat penjualan gabah petani, sehingga mereka tidak perlu mengirim hasil panen ke gudang Bulog yang jaraknya bisa puluhan kilometer.

"Kalau setiap desa ada koperasi, uangnya berputar di situ. Jadi rantai pasoknya pendek, daya beli masyarakat naik, kesejahteraan petani meningkat," tutur Amran.

Amran menambahkan Kopdes Merah Putih akan menjalankan fungsi sebagai offtaker dan distributor hasil pertanian melalui Agrinas Pangan.

"Jadi ada dua fungsi; offtaker sayur-sayuran yang selama ini biasa kita lihat tomat dibuang, sayur dibuang, cabai dibuang karena harganya murah.

>>> TNI AD Resmi Kantongi Izin 961 Hektare Hutan untuk Markas Yonif TP

Tapi di timur, di Aceh murah tapi di timur mahal. Nah, inilah fungsi Agrinas Pangan nanti meng-organize dari Sabang sampai Merauke," pungkasnya.