VP Enterprise Product Management and Development Telkomsel, Kwok Wai Kiat, mengatakan kolaborasi ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas pemanfaatan teknologi digital bagi dunia usaha.

>>> Apple Rilis iOS 26.6 dan iPadOS 26.6 dengan 78 Perbaikan Keamanan Krusial

"Bagi Telkomsel, transformasi digital adalah tentang menghadirkan teknologi dan menciptakan dampak yang bermakna bagi dunia usaha dan berbagai sektor industri di Indonesia," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (28/7/2026).

Ia menambahkan, MoU dengan CTG menjadi langkah penting dalam mendorong pengembangan solusi berbasis 5G, AI, IoT, dan ICT yang disesuaikan dengan kebutuhan industri di Indonesia.

"Sekaligus menghadirkan inovasi yang memberikan dampak nyata, membuka peluang pertumbuhan baru, serta membantu membentuk fase berikutnya dari transformasi digital dan industri Indonesia," kata Kwok Wai Kiat.

Kolaborasi ini dibangun di atas pengalaman Telkomsel dalam mengembangkan implementasi 5G untuk sektor industri, seperti 5G underground smart mining bersama Freeport Indonesia yang merupakan implementasi pertama di Asia Tenggara.

>>> 5G Terjangkau: 6 HP Gaming di Bawah Rp 4 Juta yang Masih Layak

Teknologi tersebut digunakan untuk mendukung pemantauan tambang secara real-time, operasi jarak jauh, peningkatan produktivitas, efisiensi energi, dan keselamatan pekerja.