Shiki Fūjin merupakan salah satu jurus paling legendaris dalam serial Naruto. Teknik penyegelan rank-S ini diciptakan oleh Klan Uzumaki dan hanya bisa digunakan oleh ninja selevel Kage.

Jurus ini termasuk dalam kategori Fūinjutsu, yaitu teknik penyegelan yang memerlukan kontrol chakra rumit. Fūinjutsu biasanya digunakan untuk mengunci kemampuan lawan yang tidak bisa diatasi dengan cara biasa.

>>> Livery BUSSID: 78 Desain Keren dari Berbagai PO Bus Indonesia

Apa Itu Shiki Fūjin?

Shiki Fūjin dikenal juga dengan nama Reaper Death Seal atau Dead Demon Consuming Seal. Teknik ini memanggil Shinigami (dewa kematian) untuk menyegel jiwa target.

Konsekuensinya, nyawa pengguna akan melayang sebagai tumbal. Karena risiko fatal inilah Konohagakure melabelinya sebagai jurus terlarang (Kinjutsu).

Mekanisme Aktivasi Shiki Fūjin

Pengguna harus merangkai segel tangan dengan urutan: Ular, Celeng, Bandot, Kelinci, Anjing, Tikus, Burung, Kuda, Ular, lalu tepuk tangan satu kali.

Setelah berhasil, jiwa pengguna akan keluar dan melayang di belakangnya, ditopang rambut Shinigami yang menggigit pisau. Hanya pengguna yang bisa melihat Shinigami selama proses ini.

>>> Mengenal Zeno, Karakter Baru Resident Evil Requiem yang Mirip Albert Wesker

Tangan Shinigami kemudian menembus jiwa pengguna, keluar dari dada, dan meraih target. Jangkauan tangan ini tergantung pada kemampuan pengguna dan kekuatan target.

Saat tangan menyentuh target, jiwa target ditarik keluar. Pengguna lalu mengucapkan "Fūin!"

untuk menyegel jiwa tersebut di perut Shinigami. Pengguna pun meninggal seketika.

Efek Penyegelan

Efek utama Shiki Fūjin adalah menyegel jiwa target secara permanen di perut Shinigami. Jiwa yang tersegel tidak bisa dibangkitkan tanpa metode khusus.

Kemampuan, chakra, dan nyawa target akan hilang atau mati. Namun, sifat penyegelan ini berbeda dengan kematian biasa karena jiwa tetap terperangkap.