Jangan habiskan waktu untuk saling menghujat sehingga kita kehilangan energi untuk mengejar Indonesia menjadi negara maju. Kesempatan ini tidak akan datang lagi," tegasnya.

Kesehatan Jadi Kunci Produktivitas

Budi menegaskan bahwa kesehatan merupakan faktor penting untuk meningkatkan produktivitas masyarakat.

Menurutnya, negara tidak akan mampu menjadi maju apabila penduduk usia produktifnya tidak sehat.

>>> Zebronics Luncurkan Proyektor Pintar Zeb-PixaPlay 72 Plus dengan Layar hingga 120 Inci

Ia mengungkapkan target pemerintah dalam RPJMN adalah meningkatkan angka harapan hidup dari 72 tahun menjadi 76 tahun serta menaikkan angka harapan hidup sehat dari 60 tahun menjadi 65 tahun.

"Masyarakat yang sehat akan tetap produktif hingga usia lanjut sehingga mampu terus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional," kata Budi.

Pemerintah memperkuat pendekatan promotif dan preventif melalui edukasi pola hidup sehat, imunisasi, serta skrining kesehatan agar penyakit dapat dideteksi sejak dini.

Budi memaparkan sejumlah langkah yang telah dilakukan, antara lain mendistribusikan 300 ribu alat antropometri modern untuk Posyandu dalam dua tahun, mengirimkan 10 ribu alat USG ke puskesmas, serta menambah program imunisasi nasional dari 11 menjadi 14 jenis vaksin.

Selain itu, pemerintah melakukan reformasi layanan puskesmas dari yang sebelumnya berorientasi pada penyakit (disease based) menjadi berorientasi pada masyarakat dan siklus kehidupan (people based/life cycle based).

Ia mengakui implementasi reformasi tersebut belum sepenuhnya sempurna, namun perubahan itu merupakan salah satu transformasi terbesar dalam sistem pelayanan kesehatan primer di Indonesia.

Budi pun mengajak kalangan peneliti agar menghasilkan riset yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

>>> KRAFTON India Luncurkan BGMI Campus MVP, Program Kepemimpinan Mahasiswa 90 Hari

"Saya tidak pernah peduli dengan gelar. Saya peduli dengan kontribusinya bagi masyarakat," pungkasnya.