Pemerintah Malaysia di bawah Perdana Menteri Anwar Ibrahim menegaskan akan mendeportasi setiap warga negara Israel yang terdeteksi masuk ke wilayahnya.

Pernyataan itu disampaikan Anwar pada Rabu (15/7) menyusul temuan dugaan warga Israel memasuki Malaysia dengan dua dokumen kewarganegaraan.

>>> AKBP F Batal Dilantik Jadi Kabid Dokkes Polda Sumbar Usai Diduga Lecehkan Polwan

"Kami sedang menyelidiki.

Jika ada warga negara Israel, mereka akan segera diusir karena kami tidak mengakui negara mereka," kata Anwar dikutip Bernama.

Kasus ini mencuat setelah unggahan warga Malaysia di media sosial mencurigai adanya "Kampung Israel" dalam program komunitas teknologi di Forest City, Johor.

Aparat keimigrasian kemudian turun tangan dan melakukan peninjauan lapangan serta menyisir ratusan paspor dari berbagai negara.

>>> Marc Klok Kritik Penyelesaian Akhir Timnas Indonesia Usai Bantai Kamboja 5-1

Hasil pemeriksaan terhadap 266 warga negara asing dari 40 negara menunjukkan semua memiliki dokumen perjalanan yang sah.

Namun, penyelidikan lebih lanjut mengenai identitas dan aktivitas mereka masih berlangsung seperti dikutip dari Jerusalem Post.

Fokus Investigasi pada Komunitas Digital

Investigasi berpusat pada Network School, sebuah komunitas hunian bersama untuk pendiri startup dan pekerja digital nomaden.

Komunitas ini didirikan oleh mantan eksekutif Coinbase, Balaji Srinivasan, dan berlokasi di kawasan Forest City yang didukung China.

Menteri Besar Johor Onn Hafiz Ghazi mengatakan pemerintah daerah menerima berbagai laporan dan kekhawatiran publik terkait aktivitas komunitas tersebut.

>>> Prabowo Minta Rencana Pengembangan Armada Nasional Kurangi Dominasi Kapal Asing

Pakar Geostrategi Profesor Dr Azmi Hassan dari Nusantara Academy of Strategic Research (NASR) menjelaskan bahwa individu dengan kewarganegaraan ganda biasanya menggunakan paspor negara lain saat masuk Malaysia.

Otoritas imigrasi hanya mengkonfirmasi keabsahan paspor, sehingga diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mencari ketidakcocokan data identitas.

Aparat berwenang memeriksa ratusan warga asing, izin tempat usaha, akomodasi, hingga penggunaan lahan guna mendeteksi pelanggaran.

Anwar menegaskan masalah ini sedang ditangani pihak berwenang dan kementerian terkait akan segera menyampaikan detailnya.

>>> Apresiasi Menteri LH untuk Komunitas Sungai: Kunci Pemulihan Ekosistem Air

Malaysia secara konsisten tidak mengakui Israel dan telah mengambil sikap tegas terhadap warga Israel yang mencoba masuk.