Bagi Higashino, biarkan tinta, kertas, dan alur cerita yang berbicara mewakili jati dirinya kepada para pembaca. Filosofi inilah yang membuat para penggemarnya semakin menghormati sosoknya.

Kado Terakhir untuk Pembaca di Seluruh Dunia
Kabar duka ini tentu menjadi pukulan berat bagi industri perbukuan. Namun, Higashino tampaknya telah mempersiapkan sebuah "kado perpisahan" yang indah untuk para penggemarnya.

Pihak penerbit mengonfirmasi bahwa warisan sastra Higashino belum akan berakhir. Novel terbarunya yang berjudul Eternal Memory dijadwalkan akan segera dirilis bulan depan, tepatnya pada Agustus 2026. Novel ini diprediksi akan menjadi salah satu buku best-seller global di tahun ini.

Duka Citra di Tanah Air
Di Indonesia, kepergian Higashino turut dirasakan oleh ribuan penggemar setia novel-novelnya. Karya-karya Keigo Higashino memiliki tempat khusus di hati pembaca Tanah Air. Berkat kerja sama yang apik dengan penerbit Gramedia Pustaka Utama (GPU), puluhan novel Higashino telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan selalu menjadi best-seller di berbagai toko buku.

Meski Sang Maestro telah menutup mata untuk selamanya, teka-teki, emosi, dan kejeniusan Keigo Higashino akan terus hidup di setiap halaman bukunya, menghibur dan memikat pembaca dari satu generasi ke generasi berikutnya.