Backup adalah hal pertama yang saya atur di setiap ponsel Android. Sinkronisasi Google Foto, backup sistem, dan backup WhatsApp menjadi tiga hal utama yang sangat membantu.

Namun, backup Android tidak pernah sempurna. Setiap kali memulihkan, saya selalu menyadari ada sesuatu yang hilang dan harus mentransfernya secara manual.

>>> CBUAE Governor and Indonesian Ambassador Discuss Cross-Border Payment Cooperation

Salah satu kekurangan itu adalah tidak adanya backup otomatis untuk file atau dokumen. Kini, Android akhirnya menambahkan fitur backup dokumen bawaan.

Cara Mengaktifkan Backup Dokumen

Opsi backup dokumen mulai diluncurkan beberapa minggu lalu dengan Google Play Services v26.25. Namun, tidak semua ponsel saya memilikinya meskipun menjalankan versi yang lebih baru.

Untuk memeriksa ketersediaannya, buka Setelan > Akun dan backup > Cadangan Google dan cari opsi Dokumen. Opsi ini berada di antara Foto dan video serta Data perangkat lainnya.

Fitur ini dalam keadaan mati di ponsel saya. Saya harus mengetuk untuk membuka halaman setelannya dan mengaktifkan Cadangkan dokumen.

Google kemudian memperingatkan bahwa backup ini akan menggunakan penyimpanan Google Drive saya.

Anda bisa menunggu backup otomatis terjadi atau menekan tombol Cadangkan sekarang untuk memaksanya pertama kali. Setelah itu, backup akan berjalan sendiri di latar belakang.

Dokumen yang sudah dicadangkan dapat ditemukan di halaman setelan di bawah Lihat dokumen di Drive atau langsung di folder backup Android di Google Drive.

Setiap ponsel atau tablet akan memiliki subfolder sendiri.

Manfaat dan Keterbatasan

Fitur ini bersifat atur-dan-lupakan. Sangat menyenangkan melihat dokumen yang dicadangkan tersedia di Drive tanpa perlu mencarinya.

Pengaturan otomatis berdasarkan perangkat juga membantu, terutama jika Anda memiliki ponsel dan tablet. Google juga membuat subfolder untuk menunjukkan lokasi asli file di ponsel.