Sebagai langkah awal, DPW PSI Jawa Tengah mempercepat pembentukan struktur kepengurusan hingga tingkat RW dan RT di Solo.

>>> Kecerdasan Anak Ditentukan Gen Ayah atau Ibu? Ini Jawaban Ilmiahnya

Penguatan organisasi juga disebut didukung bergabungnya sejumlah nama baru yang diharapkan dapat memperkuat kerja pemenangan di lapangan. Usai menghadiri Rakorda, Kaesang tidak memberikan keterangan tambahan kepada wartawan.

Namun, kepastian dirinya maju dari Dapil V Jawa Tengah menambah perhatian terhadap persaingan politik di wilayah tersebut menjelang Pileg 2029.

Langkah Kaesang ini dinilai berani karena ia memilih bertarung di kandang banteng, merujuk pada basis kuat PDI Perjuangan di Jawa Tengah.

Dapil V Jawa Tengah meliputi Kota Solo, Boyolali, Sukoharjo, dan Klaten, yang selama ini dikenal sebagai lumbung suara partai berlambang banteng.

Dengan pengumuman ini, Kaesang secara langsung menantang dominasi politik di wilayah tersebut, sekaligus membuka babak baru persaingan politik menuju Pileg 2029.

Para pengamat politik menilai keputusan Kaesang maju dari dapil ini menunjukkan keseriusan PSI dalam membangun basis massa di Jawa Tengah.

Meskipun PSI belum pernah meraih kursi di DPR RI dari daerah ini, kehadiran Kaesang sebagai figur nasional diharapkan mampu mengubah peta politik lokal.

Konsolidasi yang dipercepat hingga tingkat akar rumput di Solo menjadi strategi kunci untuk memaksimalkan potensi suara.

Target perolehan lebih dari 15 kursi di DPRD Kota Solo yang dicanangkan Kaesang juga menjadi indikator ambisi partai untuk tumbuh signifikan.

Dengan waktu yang tersisa hingga 2029, PSI harus bekerja keras membangun mesin politik yang solid dan menjangkau pemilih muda yang menjadi basis utama partai.

>>> Bersihkan Karang Gigi Bisa Ditanggung BPJS Kesehatan, Begini Caranya

Deklarasi ini sekaligus menjadi ujian bagi kemampuan organisasi PSI dalam menghadapi kontestasi elektoral yang ketat.