Pendekatan Money Follow Program dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal

Pengelolaan anggaran BGN harus meninggalkan pola money follow function, yaitu anggaran yang sekadar mengikuti tugas dan fungsi lembaga sehingga penyerapan anggaran menjadi ukuran utama kinerja.

Pola tersebut berisiko mendorong orientasi menghabiskan anggaran dan membuka ruang penyimpangan.

Sebaliknya, pendekatan money follow program perlu diterapkan secara konsisten.

Dalam pendekatan ini, anggaran dialokasikan berdasarkan program yang memberikan hasil nyata dan manfaat langsung bagi masyarakat, meskipun pelaksanaannya melibatkan berbagai instansi.

Pada akhirnya, tujuan MBG bukan hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga memperkuat ekonomi lokal.

Karena itu, rantai pasok bahan pangan SPPG harus lebih banyak melibatkan petani, peternak, nelayan, serta pelaku usaha kecil di daerah.

Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan kelompok usaha lokal menjadi faktor penting agar manfaat ekonomi program tidak hanya dinikmati oleh pelaku usaha besar atau perantara yang menguasai distribusi pangan.

>>> DFSK E5 Plus Raih 1.100 Pre-Booking Sebelum Harga Resmi Diumumkan

Dengan demikian, MBG dapat menjadi instrumen peningkatan kualitas gizi sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat.