Bupati Badung Tanggapi Polemik Event Lari WNA di Canggu, Soroti Perizinan
"Kami menyerahkan sepenuhnya kepada kantor imigrasi untuk menindaklanjuti sesuai kewenangannya. Pemerintah Kabupaten Badung akan mendukung penuh proses tersebut," ujarnya.
Sebagai langkah antisipatif, Bupati meminta Dinas Pariwisata Badung bersama Desa Adat dan Desa Dinas Canggu menyusun mekanisme notifikasi kegiatan yang lebih jelas dan terintegrasi.
Mekanisme itu diharapkan memberikan kepastian bagi penyelenggara dan mencegah keluhan masyarakat terkait kebisingan, ketertiban, maupun rasa keadilan dalam pemanfaatan ruang publik.
"Badung tetap terbuka bagi dunia. Namun keterbukaan itu harus berjalan seiring dengan ketertiban, kepatutan, penghormatan terhadap hukum, serta penghormatan terhadap masyarakat lokal.
Itulah prinsip yang akan terus kami pegang," ujarnya.
Kronologi Polemik dan Klarifikasi Panitia
Sebelumnya, viral di media sosial sebuah event lari yang diduga diskriminasi terhadap WNI. Event itu disebut diikuti sejumlah WNA dan digelar komunitas di kawasan Canggu.
>>> Cara Hapus Data Pribadi dari Pencarian Google
Dugaan diskriminasi mencuat setelah beredar tangkapan layar percakapan yang menunjukkan calon peserta diseleksi berdasarkan kewarganegaraan.
Dalam tangkapan layar, seseorang yang mengaku warga Indonesia menerima penolakan dengan alasan tidak dapat diberikan akses ke komunitas tersebut.
Sementara, dalam tangkapan layar lain yang beredar di Instagram, seseorang yang mengaku warga Jerman pengajuannya diterima. Postingan itu memicu protes dan pertanyaan netizen terkait dugaan pembatasan peserta.
Netizen juga menyoroti aspek perizinan acara karena kegiatan tersebut menggunakan jalan dan ruang publik.
Sementara itu, lewat unggahan di akun Instagram yang mengatasnamakan Entourage, panitia komunitas event lari di Canggu buka suara soal dugaan diskriminasi.
Mereka membantah tudingan diskriminasi dengan menolak WNI yang ingin berpartisipasi. Mereka mengaku menyesal atas kekecewaan sejumlah pihak yang gagal ikut serta.
Update Terbaru
Genesis Masih Pertimbangkan Hadirkan Pickup Mewah, Tapi Pasar Masih Niche
Jumat / 24-07-2026, 22:00 WIB
Hasil AVC Cup: Hajar Filipina, Timnas Voli Indonesia ke Semifinal
Jumat / 24-07-2026, 21:59 WIB
DVI Identifikasi Satu Korban KM Nurul Salsal, Total 3 Jenazah Dikenali
Jumat / 24-07-2026, 21:59 WIB
Gubernur Kalteng Resmikan Huma Betang, Simbol Pelestarian Budaya Dayak
Jumat / 24-07-2026, 21:57 WIB
Pesan Erick Thohir usai Bertemu Kiper Cape Verde Vozinha
Jumat / 24-07-2026, 21:57 WIB
Pertamina Perkuat Fondasi HSSE untuk Jaga Bisnis dan Ketahanan Energi
Jumat / 24-07-2026, 21:57 WIB
Polisi Ungkap Motif Pengeroyokan Prajurit TNI di Tangerang Gegara Antre Sate Taichan
Jumat / 24-07-2026, 21:57 WIB
Pengembang Burgie's Cozy Kitchen: 99% Pemain Adalah Pembajak
Jumat / 24-07-2026, 21:57 WIB
Open Beta Marvel Tokon: Fighting Souls Terganggu Gangguan PSN, Developer Selidiki
Jumat / 24-07-2026, 21:57 WIB
Trailer Xenoblade Chronicles 2 Switch 2 Edition Tampilkan 4K, Blade Baru, dan Mode Merc Assault
Jumat / 24-07-2026, 21:57 WIB
Age of Empires 3: Definitive Edition Hadirkan DLC Baltic Powers yang Sempat Dibatalkan
Jumat / 24-07-2026, 21:56 WIB
Blizzard Pecat Karyawan World of Warcraft karena Salahgunakan Alat Developer
Jumat / 24-07-2026, 21:56 WIB
Kekurangan Pengawas Lalu Lintas Udara Militer Ancam Keselamatan dan Misi
Jumat / 24-07-2026, 21:56 WIB
Taruhan Mencurigakan di Polymarket Selama Piala Dunia Jadi Sorotan
Jumat / 24-07-2026, 21:43 WIB







