Kemendagri dan KPK Perkuat Pencegahan Korupsi di Daerah
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memperkuat sinergi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk meningkatkan pencegahan tindak pidana korupsi di lingkungan pemerintah daerah (Pemda).
Langkah ini merupakan bagian dari fungsi pembinaan dan pengawasan Kemendagri terhadap pemda sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
>>> Kepala BGN Sudaryono Janji Cari Solusi Tunggakan Mitra Dapur MBG
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers bersama Ketua KPK Setyo Budiyanto di Kantor Kemendagri, Jakarta, Jumat (24/7).
Tito memaparkan sejumlah langkah yang telah dilakukan Kemendagri sejak awal masa jabatan kepala daerah.
"Langkah-langkah yang sudah kita lakukan, mulai dari retret awal setelah rekan-rekan kepala daerah-wakil kepala daerah dilantik, di situ juga ada pembekalan tentang pencegahan korupsi, integritas, wawasan kebangsaan," ujarnya dalam keterangan tertulis.
Kemendagri juga bersinergi dengan KPK dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) melalui Monitoring Center for Prevention.
Selain itu, Kemendagri mengoptimalkan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah, memperkuat nilai ASN BerAKHLAK, serta memantau kepala daerah secara rutin.
Kunjungan ke 10 Klaster Daerah
Tito mengaku prihatin atas kasus korupsi yang menjerat sejumlah kepala daerah belakangan ini.
Karena itu, Kemendagri bersama KPK bertekad memperkuat pencegahan dengan turun langsung ke berbagai titik di daerah.
Upaya tersebut sudah dimulai di Papua di bawah koordinasi Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk bersama Ketua KPK Setyo Budiyanto.
Langkah serupa akan diperluas ke sembilan titik lain di berbagai wilayah Indonesia.
"Dan ke depan kita akan datang ke 10 titik, tempat, yang dihadiri nanti oleh kepala daerah, wakil kepala daerah, kemudian juga DPRD-nya, pimpinan DPRD, kemudian juga Sekda," sambung Tito.
Update Terbaru
Gubernur Kalteng Resmikan Huma Betang, Simbol Pelestarian Budaya Dayak
Jumat / 24-07-2026, 21:57 WIB
Pesan Erick Thohir usai Bertemu Kiper Cape Verde Vozinha
Jumat / 24-07-2026, 21:57 WIB
Pertamina Perkuat Fondasi HSSE untuk Jaga Bisnis dan Ketahanan Energi
Jumat / 24-07-2026, 21:57 WIB
Polisi Ungkap Motif Pengeroyokan Prajurit TNI di Tangerang Gegara Antre Sate Taichan
Jumat / 24-07-2026, 21:57 WIB
Pengembang Burgie's Cozy Kitchen: 99% Pemain Adalah Pembajak
Jumat / 24-07-2026, 21:57 WIB
Open Beta Marvel Tokon: Fighting Souls Terganggu Gangguan PSN, Developer Selidiki
Jumat / 24-07-2026, 21:57 WIB
Trailer Xenoblade Chronicles 2 Switch 2 Edition Tampilkan 4K, Blade Baru, dan Mode Merc Assault
Jumat / 24-07-2026, 21:57 WIB
Age of Empires 3: Definitive Edition Hadirkan DLC Baltic Powers yang Sempat Dibatalkan
Jumat / 24-07-2026, 21:56 WIB
Blizzard Pecat Karyawan World of Warcraft karena Salahgunakan Alat Developer
Jumat / 24-07-2026, 21:56 WIB
Kekurangan Pengawas Lalu Lintas Udara Militer Ancam Keselamatan dan Misi
Jumat / 24-07-2026, 21:56 WIB
Taruhan Mencurigakan di Polymarket Selama Piala Dunia Jadi Sorotan
Jumat / 24-07-2026, 21:43 WIB
5 Peningkatan Galaxy Z Fold 8 Ultra yang Paling Berarti
Jumat / 24-07-2026, 21:43 WIB
Amanda Manopo Curhat Jadi Target Ilmu Hitam Eks Staf
Jumat / 24-07-2026, 21:43 WIB
Kisah Zikra Annisa Raih Beasiswa Penuh hingga Lulus Cum Laude, Komitmen STIE IGI Wujudkan Cita-Cita
Jumat / 24-07-2026, 21:43 WIB







