Praktik ODOL meningkatkan risiko kecelakaan dan mempercepat kerusakan jalan, yang setiap tahun membutuhkan anggaran lebih dari Rp40 triliun untuk perbaikan.

Penanganan ODOL harus dilakukan secara bertahap, tegas, dan berkeadilan dengan melibatkan Kementerian Perhubungan, Kementerian Perindustrian, Kepolisian, dan pelaku usaha.

Pemerintah juga menyiapkan solusi jangka panjang melalui optimalisasi jalur kereta api logistik dan peningkatan kapasitas logistik maritim.

"Ketika kita mampu mengurangi ODOL, kita menekan emisi karbon, mengurangi kecelakaan, menghemat biaya perbaikan jalan, dan menciptakan sistem logistik yang lebih efisien," papar AHY.

>>> Mengenal Kuota Rollover yang Bikin Sisa Kuota Internet Tak Hangus

Country Director WRI Indonesia, Nirarta Samadhi, menyatakan bahwa Indonesia sudah memiliki kemampuan membangun bus dan truk listrik, sehingga transformasi sektor transportasi dapat diwujudkan.