PKH dan BPNT Tahap 3 2026 Mulai Disalurkan, Ini Cara Cek Penerima
Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk periode Juli hingga September 2026.
Penyaluran tahap ketiga ini dilakukan setelah Kementerian Sosial (Kemensos) merampungkan pemutakhiran data penerima melalui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
>>> BI Tahan Suku Bunga Acuan di 5,75% pada Juli 2026
Menteri Sosial Gus Ipul menyampaikan bahwa penyaluran bansos triwulan III dimulai pada 20 Juli 2026.
Hasil pemutakhiran DTSEN memengaruhi daftar penerima.
Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masih memenuhi syarat tetap menerima bantuan, sementara yang tidak lagi memenuhi kriteria akan dihentikan.
Masyarakat baru yang lolos verifikasi akan masuk sebagai penerima baru.
Cara Cek Status Penerima Bansos
Masyarakat dapat memastikan status penerima bansos secara online melalui situs cekbansos. kemensos.
go. id.
Langkahnya: buka situs tersebut, masukkan NIK 16 digit sesuai KTP, ketik kode verifikasi (captcha), lalu klik Cari Data.
Sistem akan menampilkan status penerima PKH atau BPNT beserta jenis bantuan yang diterima.
>>> Istana Ungkap Alasan Prabowo Tunjuk Sudaryono Pimpin BGN Gantikan Nanik S Deyang
Seluruh data penerima bansos kini mengacu pada DTSEN yang disusun oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Indikator yang digunakan meliputi kondisi ekonomi keluarga, status pekerjaan, tingkat pendidikan, kondisi tempat tinggal, dan kepemilikan aset.
Dengan sistem ini, pemerintah memastikan bantuan hanya diberikan kepada masyarakat yang benar-benar berhak.
Cara Mengajukan Pembaruan Data
Jika ada perubahan kondisi ekonomi atau data tidak sesuai, masyarakat bisa mengajukan pembaruan melalui pemerintah desa/kelurahan, Dinas Sosial kabupaten/kota, atau aplikasi Cek Bansos.
Proses dilakukan berjenjang mulai dari RT/RW, diverifikasi desa/kelurahan, lalu divalidasi oleh BPS sebelum digunakan Kemensos sebagai dasar penyaluran.
Selain penyaluran bansos, Kemensos juga memperluas program pemberdayaan. Targetnya lebih dari 150 ribu KPM mengikuti pelatihan keterampilan, pengembangan usaha, hingga bantuan aset produktif.
Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya integrasi data lintas instansi untuk meningkatkan akurasi penyaluran.
>>> Sudaryono Ngaku Ditelepon Teddy Sebelum Dilantik Jadi Kepala BGN
Kemensos mulai menguji skema penyaluran melalui Koperasi Desa Merah Putih sebagai alternatif selain bank Himbara dan PT Pos Indonesia.
Update Terbaru
Munja Utama Indonesia Raih Pemred Award 2026, Kokohkan Posisi sebagai Raksasa Karoseri Pemadam Kebakaran Asia
Rabu / 22-07-2026, 17:00 WIB
Survei Nutanix: Adopsi AI di Sektor Publik Meningkat, Infrastruktur Masih Tertinggal
Rabu / 22-07-2026, 17:00 WIB
FWD Insurance Perkuat Literasi Keuangan di Sekolah Lewat Pelatihan Guru
Rabu / 22-07-2026, 17:00 WIB
Petugas Perlintasan Diduga Tertidur, Truk Nyaris Tertabrak KA Brantas
Rabu / 22-07-2026, 17:00 WIB
Istri di Bali Dilaporkan Suami karena Melahirkan di RS Berbeda
Rabu / 22-07-2026, 17:00 WIB
Eks Kepala BGN Nanik Curhat Stres Berat Picu Sakit Jantung dan Kolesterol
Rabu / 22-07-2026, 17:00 WIB
Persija Resmi Rekrut Nadeo Argawinata dari Borneo FC
Rabu / 22-07-2026, 17:00 WIB
Profil dan Biodata Una TikTok, Brand Ambassador EVOS Esports
Rabu / 22-07-2026, 16:57 WIB
Nadeo Argawinata Selangkah Lagi Gabung Persija? Begini Faktanya
Rabu / 22-07-2026, 16:56 WIB
PM Inggris Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Militer untuk Serang Iran
Rabu / 22-07-2026, 16:56 WIB
Polisi: Tak Ada CCTV Rekam Penculikan Atlet Golf Jesslyn
Rabu / 22-07-2026, 16:56 WIB
Rupiah Lunglai ke Level Rp17.917 per Dolar AS Sore Ini
Rabu / 22-07-2026, 16:56 WIB
Emirates Luncurkan Sandaran Kepala U-Dream untuk Tidur Nyenyak di Kelas Ekonomi
Rabu / 22-07-2026, 16:56 WIB







