Polisi memastikan tidak ada kamera CCTV yang merekam peristiwa dugaan penculikan atlet golf putri Jesslyn Wijaya Lay di sebuah restoran di kawasan Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan, tidak ditemukan CCTV yang mengarah atau merekam kejadian tersebut.

>>> Rupiah Lunglai ke Level Rp17.917 per Dolar AS Sore Ini

Informasi dugaan penculikan itu hanya berdasarkan keterangan saksi yang mengaku melihat peristiwa tersebut. Roby menambahkan, keterangan saksi di lokasi memang menyampaikan ada kejadian itu.

Polisi masih terus melakukan penyelidikan. Dari penelusuran sementara, Jesslyn diketahui tidak berada di Indonesia dan sudah dibawa ke Malaysia.

Jesslyn meninggalkan Indonesia bersama dua kerabatnya pada 14 Juli, satu hari setelah dugaan peristiwa penculikan.

Kronologi Dugaan Penculikan

Peristiwa itu terjadi pada Senin (13/7) malam sekitar pukul 19.45 WIB di Restoran Saung Kita, saat Jesslyn merayakan ulang tahun neneknya.

Kuasa hukum keluarga, Andi Darti menjelaskan, korban tiba-tiba ditutup matanya dan diangkat oleh dua laki-laki bertubuh besar menuju mobil hitam.

>>> Emirates Luncurkan Sandaran Kepala U-Dream untuk Tidur Nyenyak di Kelas Ekonomi

Korban terdengar berteriak meminta tolong dan sempat berusaha keluar, namun kembali dimasukkan ke dalam mobil. Kendaraan kemudian meninggalkan lokasi.

Menurut saksi, terdapat sekitar lima orang laki-laki di lokasi saat peristiwa berlangsung.

Peristiwa itu telah dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Pusat dengan nomor LP/B/2092/VII/2026/SPKT/POLRES METRO JAKPUS/POLDA METRO JAYA.

Namun, pelapor berinisial NA, teman Jesslyn, telah mencabut laporan secara tertulis pada Minggu (19/7). Meski demikian, polisi belum menghentikan penyelidikan.

>>> Nadeo Argawinata Resmi Gabung Persija dengan Kontrak Lima Tahun

Kami dari Satreskrim dan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak masih terus menyelidiki untuk memastikan keamanan korban dan apakah peristiwa ini merupakan tindak pidana, kata Roby.