Istri di Bali Dilaporkan Suami karena Melahirkan di RS Berbeda
Seorang perempuan berinisial KC dilaporkan suaminya sendiri ke Polresta Denpasar, Bali, atas dugaan penggelapan asal-usul orang.
Laporan itu diproses kepolisian dan KC bersama ibunya telah diperiksa sebagai terlapor pada Selasa (21/7).
>>> Eks Kepala BGN Nanik Curhat Stres Berat Picu Sakit Jantung dan Kolesterol
Kuasa hukum KC, Siti Sapurah yang akrab disapa Ipung, mendampingi kliennya saat pemeriksaan. Ia berharap pelaporan ini bisa dihentikan.
Kasus ini bermula dari persalinan KC yang terjadi lebih awal dari rencana.
KC melahirkan bayi mereka pada 14 Februari 2026 di RS Prima Medika, sementara suaminya, RSL, menginginkan persalinan pada 22 Februari 2026 di RS BaliMed.
Menurut Ipung, KC mengalami kontraksi darurat sehingga harus menjalani operasi caesar pada hari itu juga.
Pelaporan oleh RSL didasarkan pada Pasal 401 KUHP tentang Penggelapan Asal-usul Orang, karena nama RSL tidak tercantum sebagai penjamin di rumah sakit.
Sebagai gantinya, nama ibu kandung KC yang tercantum.
Ipung menegaskan bahwa objek hukum yang dituduh digelapkan tidak ada, karena anak tersebut belum memiliki akta kelahiran.
>>> Persija Resmi Rekrut Nadeo Argawinata dari Borneo FC
Akta pernikahan antara KC dan RSL disebut masih ditahan sejak sebelum persalinan.
"Dasar hukum dari Pasal 401 Penggelapan Asal-Usul Orang adalah akta kelahiran anak. Akta kelahiran anak ini nggak ada.
Siapa yang disembunyikan identitasnya?" ujar Ipung.
KC juga mengaku sudah tidak bertemu suaminya sejak Januari 2026 dan tidak tinggal bersama sejak usia kehamilannya dua bulan.
Polresta Denpasar Benarkan Laporan
Polresta Denpasar membenarkan adanya laporan tersebut. Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, mengatakan penyidikan telah dilakukan.
Sejak pelaporan pada 10 Maret 2026, polisi telah memeriksa enam saksi dan berencana memeriksa saksi ahli untuk mengidentifikasi barang bukti.
"Butuh koordinasi dan komunikasi terkait dengan ahli-ahli ya. Jadi ada beberapa ahli secara scientific," imbuh Adi.
Update Terbaru
Anhedonia: Gejala Depresi yang Terabaikan dan Cara Baru Mengobatinya
Rabu / 22-07-2026, 18:07 WIB
Atletik Masukkan Kuroda-Grauer dan Leiter ke IL
Rabu / 22-07-2026, 18:05 WIB
Polisi Olah TKP Ledakan Rumah Grand Polonia Medan, Tiga Tewas
Rabu / 22-07-2026, 18:05 WIB
6 Jembatan di Iran Hancur Akibat Serangan Udara AS
Rabu / 22-07-2026, 18:05 WIB
Cavaliers dan Lakers Incar Jonathan Kuminga di Tengah Penundaan Bursa Bebas
Rabu / 22-07-2026, 18:01 WIB
Netflix Akuisisi Startup AI InterPositive Milik Ben Affleck Senilai $587 Juta
Rabu / 22-07-2026, 18:00 WIB
Pengadilan Australia Tolak Gugatan Pencemaran Nama Baik terhadap Rebel Wilson
Rabu / 22-07-2026, 18:00 WIB
Sudaryono Tegaskan Tak Punya Dapur MBG usai Dilantik Jadi Kepala BGN
Rabu / 22-07-2026, 18:00 WIB
Palang Perlintasan Tak Ditutup, Truk Nyaris Tabrak KA Brantas
Rabu / 22-07-2026, 18:00 WIB
Profil Nadeo Argawinata, Kiper Baru Persija Langganan Timnas Indonesia
Rabu / 22-07-2026, 18:00 WIB
BPOM Temukan 1,3 Juta Pelanggaran di Live Shopping, Banyak Overclaim
Rabu / 22-07-2026, 18:00 WIB
TOP 50 Program Acara dengan Rating TV terbaik Hari ini 23 Juli 2026 ada Wajah Cinta yang Lain Turun ke Posisi 5
Rabu / 22-07-2026, 18:00 WIB
Midea Club Flash Installation Tournament 2026 Resmi Dimulai, Siapkan Installer Terbaik ke ASEAN
Rabu / 22-07-2026, 17:57 WIB







