Ini adalah fakta catatan publik," kata Mamdani.

Mamdani juga memastikan bahwa lembaga kota akan mematuhi parameter hukum yang berlaku. "Pemerintahan saya akan mengikuti semua hukum lokal yang berlaku.

Itu adalah komitmen kami. Itu adalah sesuatu yang akan kami tindak lanjuti," ujarnya.

>>> Wali Kota New York Desak Pemerintah AS Eksekusi Surat Perintah Penangkapan ICC untuk Netanyahu

Kekebalan Kepala Negara dan Respons Pemerintah AS

Para pakar hukum dan ahli internasional menegaskan bahwa kepala negara memiliki kekebalan, dan delegasi PBB mendapat perlindungan hukum khusus saat menghadiri acara resmi di New York.

Kantor PM Israel menuduh Mamdani mencoba mengalihkan perhatian dari masalah pemerintahan lokal.

Presiden AS Donald Trump menanggapi diskusi tersebut melalui unggahan di Truth Social, menolak kemungkinan penahanan pemimpin asing di wilayah AS.

"Tidak akan ditangkap, dalam bentuk apa pun, saat berada di Amerika Serikat...

Satu-satunya yang harus ditangkap adalah orang-orang yang memimpin Iran ke dalam SPIRAL KEMATIAN DAN KEHANCURAN yang belum pernah terjadi sebelumnya, sesuatu yang seharusnya ditangani bertahun-tahun lalu, oleh presiden sebelumnya!"

tulis Trump.

Profesor Hukum dari Cardozo School of Law, Rebecca Ingber, mencatat bahwa kekebalan kepala negara melindungi pemimpin dunia yang berkunjung dari tuntutan domestik.

Mantan juru bicara Israel untuk PBB, Jonathan Harounoff, menyebut sikap Mamdani sebagai teater yang tidak realistis.

"Itu benar-benar terlepas dari kenyataan dan bertentangan dengan apa yang sebenarnya diperjuangkan PBB: menyatukan orang-orang," kata Harounoff.

Ia menambahkan bahwa wali kota seharusnya mengarahkan perhatiannya pada urusan kota, bukan diplomasi global.

>>> Zac Thornton Resmi Hapus Huruf 'H' dari Nama Depan Sebelum Tanding

Netanyahu dijadwalkan bepergian ke New York untuk Sidang Umum PBB tahunan yang akan digelar pada September.