>>> FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes Usai Cekik Bek Spanyol

Terinspirasi Kisah Nyata

Ben O'Donnell, sutradara game June's Journey, mengungkap bahwa ide permainan ini terinspirasi dari kisah nyata pada tahun 2009.

Saat itu, sejarawan seni asal Hungaria, Gergely Barki, sedang menonton film anak-anak 'Stuart Little' (1999) bersama putrinya.

Ia terkejut ketika melihat lukisan yang menjadi latar belakang dalam salah satu adegan film tersebut adalah 'Sleeping Lady with Black Vase' karya Robert Bereny, sebuah lukisan langka yang telah hilang puluhan tahun.

Setelah ditelusuri, penata busana film tersebut membeli lukisan itu di toko barang antik di California tanpa menyadari nilainya, sebelum akhirnya dijual kembali dan dilelang di Hungaria.

Dalam merancang program ini, Wooga menggaet Don Hagist, sejarawan sekaligus editor Journal of the American Revolution.

Jika ada pemain atau masyarakat umum yang merasa menemukan atau memiliki benda yang mirip dengan artefak tersebut di kehidupan nyata, mereka dapat mengirimkan bukti melalui saluran khusus yang disediakan.

Don Hagist bersama tim pakar akan menindaklanjuti dan memverifikasi keaslian temuan tersebut.

"Beberapa benda ini mungkin tidak selalu dicuri secara kriminal, melainkan hanya tersimpan di loteng rumah warga atau museum kota kecil tanpa disadari nilainya.

Kami ingin mengedukasi publik mengenai sejarah dan bentuk benda-benda ini—siapa tahu hal itu bisa mengingatkan seseorang," jelas O'Donnell.

Pakar kejahatan seni internasional, Arthur Brand, menanggapi positif langkah ini.

>>> Mensesneg Bocorkan Peluncuran Motor Listrik Nasional dalam Waktu Dekat

Menurutnya, publikasi dari game populer seperti ini berpotensi besar memicu ketertarikan masyarakat umum serta generasi muda terhadap sejarah, sekaligus membuka peluang ditemukannya kembali benda-benda bersejarah yang lama hilang.