Ekosistem halal di Indonesia dinilai tidak boleh berhenti di dalam negeri. Tokoh pengusaha Arsjad Rasjid mendorong agar ekosistem ini bisa terhubung ke pasar internasional.

Menurut Arsjad, potensi industri halal Indonesia sangat besar. Saat ini Indonesia menempati peringkat 3 besar ekosistem halal dunia.

>>> Skill dan Build Luo Yi Tersakit di Mobile Legends

Pertumbuhan industri halal di tanah air didorong oleh populasi muslim terbesar. Tercatat ada lebih dari 140.944 perusahaan halal dan 584.000 produk bersertifikat.

Sektor yang berkembang meliputi pangan, kosmetik, dan pariwisata. Arsjad menilai perluasan ke pasar global menjadi langkah strategis.

>>> China Open 2026: Rachel/Febi Kalahkan Unggulan Kedua

Gagasan Paspor Halal

Arsjad Rasjid menyebut ide "paspor halal" sebagai terobosan brilian. Konsep ini diharapkan memudahkan produk halal Indonesia menembus pasar internasional.

Dengan paspor halal, sertifikasi produk Indonesia akan diakui secara global. Hal ini dapat meningkatkan daya saing produk halal nasional.

>>> Menlu Sugiono Dorong Kolaborasi ASEAN-India di Bidang Maritim

Langkah ini sejalan dengan visi menjadikan Indonesia sebagai pusat industri halal dunia. Arsjad optimistis ekosistem halal Indonesia bisa bersaing di tingkat global.