Riset: Penggunaan Teknologi Bikin Orang Makin Jarang Ngobrol
Teknologi Kurangi Interaksi Kecil
Mehl mengatakan media sosial dan smartphone kemungkinan menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap perubahan tersebut. Namun, penelitian ini tidak membuktikan teknologi sebagai satu-satunya penyebab penurunan percakapan.
Ketika peserta dibagi berdasarkan usia, kelompok berusia di bawah 25 tahun menunjukkan penurunan lebih tajam, sekitar 452 kata per tahun.
Sementara kelompok berusia 25 tahun ke atas mengalami penurunan sekitar 314 kata per tahun.
>>> China vs Filipina Adu Jotos di Laut China Selatan, AS Beri Peringatan
Menurut Mehl, fakta bahwa penurunan juga terjadi pada kelompok usia lebih tua menunjukkan adanya perubahan sosial yang lebih luas.
Salah satunya adalah semakin berkurangnya percakapan kecil yang sebelumnya menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari.
Teknologi kini memungkinkan berbagai aktivitas dilakukan tanpa banyak berbicara dengan orang lain.
Mesin pembayaran mandiri, navigasi GPS, hingga kios pemesanan dengan layar sentuh dapat menggantikan interaksi seperti berbicara dengan kasir, bertanya arah kepada orang asing, atau meminta bantuan petugas.
Meski demikian, penelitian tersebut belum dapat memastikan hubungan sebab-akibat antara penggunaan teknologi dan berkurangnya jumlah kata yang diucapkan.
Komunikasi melalui pesan teks dan media sosial juga mungkin menggantikan sebagian percakapan verbal.
Menurut Mehl, jumlah kata yang digunakan manusia melalui seluruh saluran komunikasi bahkan mungkin tidak berkurang. Namun, ia menilai komunikasi tertulis tidak serta-merta dapat menggantikan seluruh aspek percakapan langsung.
Percakapan verbal membawa unsur seperti kehadiran, intonasi, dan spontanitas yang berbeda dari komunikasi melalui teks.
Penelitian saat ini, menurutnya, belum dapat memastikan apakah orang yang lebih banyak berkirim pesan tetapi lebih sedikit berbicara memiliki kondisi sosial yang lebih baik atau buruk.
Update Terbaru
Satgas PRR Minta Pemda Proaktif Siapkan Lahan dan Infrastruktur Huntap
Rabu / 22-07-2026, 00:40 WIB
Yamal Olok-olok Aksi Brutal Paredes di Parade Juara Piala Dunia 2026
Rabu / 22-07-2026, 00:40 WIB
10 Cara Mengenali Orang yang Stabil Secara Emosional Lewat Percakapan
Rabu / 22-07-2026, 00:39 WIB
Menkeu Purbaya: Jangan Lihat Perusahaan Bangkrut Saat Ekonomi Tumbuh 5%
Rabu / 22-07-2026, 00:39 WIB
Kento Nakajima Rilis 'ONIGOTO' sebagai Lagu Pembuka The Elusive Samurai Season 2
Rabu / 22-07-2026, 00:39 WIB
The First Descendant Season 4 Hadirkan Farming Lebih Efisien dengan Hadiah Massal
Rabu / 22-07-2026, 00:39 WIB
ARC Raiders Update 1.38.0 Hadirkan Warna Baru Torpedo dan Perbaikan Matchmaking
Rabu / 22-07-2026, 00:39 WIB
Nintendo Minta Pengadilan AS Tolak Gugatan Pengembalian Tarif Switch 2
Rabu / 22-07-2026, 00:39 WIB
Presiden Iran Klaim Selalu Berkomunikasi dengan Mojtaba Setiap Hari
Rabu / 22-07-2026, 00:35 WIB
Menhub Desak KAI Percepat Tambah Rangkaian KRL Green Line
Rabu / 22-07-2026, 00:35 WIB
Kamboja Dua Kali Jadi Lawan Perdana Indonesia di Piala AFF: Laga Alot
Rabu / 22-07-2026, 00:35 WIB
Mendagri Tito Dorong Transparansi Program Rehab-Rekon Pascabencana
Rabu / 22-07-2026, 00:35 WIB
Call of Duty: Modern Warfare 4 Buka Pre-Order Nintendo Switch 2 pada 26 Agustus, Beta Dimulai 28 Agustus
Rabu / 22-07-2026, 00:34 WIB
15 Senjata Anime yang Cukup Kuat untuk Mengalahkan Imu One Piece
Rabu / 22-07-2026, 00:34 WIB







