Kemkomdigi Temukan Penjual Kartu SIM Aktifkan Pakai Wajah Sendiri, Konsumen Dirugikan
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menemukan praktik penyalahgunaan registrasi biometrik oleh penjual kartu SIM di Yogyakarta pada Selasa, 21 Juli 2026.
Modus yang ditemukan adalah penjual mengaktifkan kartu SIM menggunakan data biometrik atau wajah mereka sendiri sebelum dijual kepada konsumen.
>>> Rekrutmen hingga Prediksi Karyawan Resign Kini Otomatis Berkat AI HR
Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kemkomdigi, Edwin Hidayat Abdullah, mengatakan temuan itu diperoleh saat pengecekan implementasi registrasi pelanggan menggunakan teknologi pengenalan wajah di pusat perbelanjaan Yogyakarta.
"Masih ada yang mau coba-coba.
Kartu diaktivasi dengan wajahnya, dibawa oleh customer, setelah customer pakai, kemudian di-unregister, jadi customer-nya merugi," ujar Edwin dalam keterangan resminya.
Praktik ini berpotensi merugikan pelanggan karena nomor telepon yang digunakan tidak tercatat atas identitas pemilik sebenarnya.
Hal itu juga dapat menyulitkan proses verifikasi identitas ketika pengguna membutuhkan layanan operator atau menghadapi persoalan hukum.
>>> Xiaomi 18 Series Dikabarkan Meluncur Lebih Cepat, Model Pro Max Gantikan Ultra
Edwin menegaskan bahwa registrasi biometrik dirancang untuk memastikan setiap nomor telepon terhubung dengan identitas pemilik yang sah.
Registrasi Biometrik Jadi Fondasi Keamanan Identitas Digital
Kemkomdigi menilai implementasi registrasi berbasis face recognition merupakan langkah penting dalam memperkuat ekosistem identitas digital nasional.
Teknologi ini diharapkan mampu mengurangi praktik penggunaan identitas palsu dan penyalahgunaan nomor seluler untuk tindak kejahatan digital.
Namun, keberhasilan sistem tidak hanya bergantung pada teknologi, melainkan juga kepatuhan seluruh pihak yang terlibat, mulai dari operator seluler hingga jaringan penjual kartu SIM.
>>> Oppo Find X10 Series Direvisi, Pro Max Berpotensi Gantikan Varian Ultra
Edwin menekankan bahwa kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor utama agar registrasi biometrik berjalan transparan, akurat, dan sesuai aturan.
Update Terbaru
TOP 35 Acara TV dengan Rating Terpopuler Hari ini 22 Juli 2026 ada Asmara Gen Z Diposisi 7
Selasa / 21-07-2026, 17:00 WIB
Materi PAI Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka Semester 1 dan 2 Lengkap
Selasa / 21-07-2026, 16:39 WIB
Pemerintah Percepat Pembangunan 5.000 Jembatan Desa Hingga Akhir 2026
Selasa / 21-07-2026, 16:38 WIB
Istana Harap Menteri PU Perbaiki Cara Komunikasi
Selasa / 21-07-2026, 16:38 WIB
Quartararo Resmi Pindah ke Honda di MotoGP 2027
Selasa / 21-07-2026, 16:38 WIB
IHSG Ditutup Menguat 1,74 Persen ke Level 6.340
Selasa / 21-07-2026, 16:36 WIB
4 HP RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Performa Lancar untuk Multitasking
Selasa / 21-07-2026, 16:36 WIB
FIFA Selidiki Pemain Argentina Usai Kericuhan Final Piala Dunia 2026
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
LSF: Baru 46 Persen Anak Indonesia Tonton Film Sesuai Usia
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
KRAFTON India Rilis Roadmap Esports BGMI Paruh Kedua 2026
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
Panduan Usia dan Cara Memilih Sabun Cuci Muka Acnes yang Tepat
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
Stop Facial Bulanan, Dokter Rekomendasikan 4 Serum untuk Kecilkan Pori-pori
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
Panduan Benar: Apakah Setelah Pakai Viva Milk Cleanser Perlu Cuci Muka?
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
Video Baru Mungkin Jadi Rekam Terakhir Nolan Wells Sebelum Hilang
Selasa / 21-07-2026, 16:19 WIB







