Presiden Marvel Studios Kevin Feige mengungkapkan penyesalan mendalam atas kegagalan studio meluncurkan film "Blade" yang dibintangi Mahershala Ali.

Ia menyebut kemandekan proyek itu sebagai kekecewaan pribadi dalam wawancara podcast yang disiarkan Senin, 20 Juli 2026.

>>> Ahli Onkologi Sarankan Olahraga Terpersonalisasi untuk Pasien Kanker

Film superhero ini mengalami banyak penundaan produksi dan pergantian kepemimpinan sejak diumumkan pada 2019. Akhirnya, proyek tersebut dihapus dari jadwal rilis teatrikal resmi Disney tahun lalu.

Feige membahas kesulitan proyek itu sambil mengenang keterlibatan awalnya dengan trilogi asli tahun 1998 yang diproduksi New Line Cinema.

"Saya sangat bersemangat bisa menghadirkan Wesley kembali untuk 'Deadpool & Wolverine', tetapi merasa seperti pecundang besar karena gagal memulai dengan Mahershala," ujarnya.

Karakter Blade sebelumnya sukses di layar lebar melalui Wesley Snipes.

Ia kembali tampil sebagai kejutan dalam film blockbuster "Deadpool & Wolverine" pada 2025, di mana karakternya merujuk pada penundaan reboot yang panjang.

"Hanya akan ada satu Blade," kata Snipes.

Pengumuman pemenang Academy Award Mahershala Ali mengambil alih peran tersebut menjadi sorotan utama dalam San Diego Comic-Con 2019.

>>> Korban Tewas Tentara AS di Perang dengan Iran Capai 17 Orang

Namun, perbedaan kreatif kemudian menghambat produksi.

Baik pimpinan studio maupun aktor utama secara terbuka membahas kondisi produksi yang mandek dalam wawancara tahun lalu.

"Kami tidak ingin sekadar mengenakan jaket kulit padanya dan mulai membunuh vampir. Itu harus unik," kata Feige.

Sekitar waktu itu, studio mengubah strategi korporasi untuk fokus pada rilis berkualitas sangat tinggi, bukan menjaga volume produksi.

"Itu jatuh pada saat kami mulai mundur dan berkata, 'Hanya terima yang luar biasa hebat.' Dan saat itu belum 'luar biasa hebat'," jelas Feige.

Eksekutif Marvel memilih tidak mengandalkan metode tradisional menyempurnakan naskah selama syuting aktif. Mereka ingin melindungi reputasi waralaba dan aktor utamanya.

"Kami tidak merasa, seperti yang sering kami lakukan, bahwa kami bisa punya naskah bagus dan membuatnya hebat melalui produksi.

>>> Media Global Kecam Argentina Usai Kalah di Final Piala Dunia 2026

Kami tidak yakin bisa melakukannya pada 'Blade', dan kami tidak ingin melakukan itu pada Mahershala Ali dan pada diri kami sendiri," pungkas Feige.