PlaySide Studios secara resmi menunda perilisan Game of Thrones: War for Westeros hingga awal 2027.

Game strategi real-time (RTS) yang sebelumnya dijadwalkan rilis pada 2026 ini mundur demi memberi tim pengembang lebih banyak waktu untuk menyempurnakan pengalaman bermain.

>>> Cara Cerdas Memilih 7 Aplikasi Game Penghasil Saldo DANA yang Aman Terbukti di 2026

Pengumuman tersebut disampaikan melalui blog pengembangan resmi game. PlaySide memastikan bahwa pengembangan tetap berjalan baik meskipun ada penundaan.

Studio menekankan bahwa keputusan ini diambil untuk memastikan game diluncurkan dalam kondisi terbaik, bukan karena terburu-buru mengejar jadwal rilis awal.

Alasan di Balik Penundaan

Dalam pernyataannya, PlaySide menegaskan komitmennya untuk menghadirkan game strategi autentik yang berlatar di dunia fantasi George R. R.

Martin.

“Kami tetap teguh pada misi kami untuk menghadirkan game strategi real-time di dunia Westeros yang memenuhi ekspektasi pemain RTS dan penggemar Game of Thrones,” ujar PlaySide.

“Keputusan ini memberi kami waktu yang dibutuhkan untuk terus membangun menuju tujuan tersebut dan memastikan game mencapai standar kualitas tinggi yang kami targetkan.”

>>> Cara Kelola 10 Tugas Kuliah Lebih Efisien dengan Aplikasi SIMT Terbaru di Tahun 2026

PlaySide juga berterima kasih kepada para penggemar atas kesabaran mereka. “Kami tahu penantian ini panjang, dan kami tidak menganggap remeh dukungan Anda,” tambahnya.

Game of Thrones: War for Westeros pertama kali diumumkan dalam Summer Game Fest 2025.

Game ini memungkinkan pemain memimpin House Stark, House Lannister, House Targaryen, atau Pasukan Mayat Hidup Night King dalam pertempuran memperebutkan Takhta Besi.

Setiap faksi memiliki pahlawan legendaris dengan kemampuan unik yang dapat naik level dan memengaruhi hasil pertempuran.

PlaySide juga menjanjikan kontrol unit yang responsif, pertempuran skala besar yang berdampak, dan fokus kuat pada imersi medan perang.

Banyak waktu pengembangan telah dicurahkan untuk meningkatkan interaksi unit dan umpan balik pertempuran.

>>> YouTube Mulai Perang Lawan Konten AI “Sampah”, Channel Seperti Ini Tak Bisa Lagi Dimonetisasi

Meskipun penundaan mungkin mengecewakan penggemar, hal ini mencerminkan tren industri game di mana pengembang memilih menunda perilisan demi menghadirkan game yang lebih matang saat diluncurkan.