Cuaca ekstrem dan tantangan operasional melumpuhkan jaringan penerbangan Amerika Serikat pada 16 Juli 2026. Sebanyak 3.195 penerbangan mengalami penundaan dan 141 penerbangan dibatalkan di seluruh negeri.

Menurut data FlightAware, Bandara Internasional Chicago O'Hare di Illinois menjadi pusat terdampak paling parah. Bandara tersebut mencatat 283 penundaan dan 18 pembatalan.

>>> House GOP Batalkan RUU Veteran Akibat Perpecahan Internal

Bandara utama lain yang mengalami gangguan jadwal signifikan meliputi San Francisco, Hartsfield-Jackson Atlanta, Denver, San Diego, Reagan National, Boston Logan, dan Milwaukee Mitchell.

Gangguan luas ini dengan cepat merembet ke jaringan domestik dan internasional yang saling terhubung. Akibatnya, rotasi pesawat terlewat dan waktu tunggu penumpang semakin panjang.

Maskapai Paling Terdampak

Di antara maskapai, Southwest Airlines mencatat jumlah penundaan tertinggi dengan 594 penerbangan. American Airlines menyusul dengan 589 penundaan.

>>> Presiden Trump Akan Hadiri Final Piala Dunia Argentina vs Spanyol

Delta Air Lines memimpin industri dalam total pembatalan dengan 26 penerbangan, sementara juga mencatat 234 penundaan.

Maskapai regional dan domestik seperti SkyWest Airlines, PSA Airlines, dan JetBlue juga mengalami tekanan operasional.

Maskapai menyebut penyesuaian jadwal kru, manajemen lalu lintas udara, dan upaya pemulihan jaringan di hub utama sebagai faktor kunci di balik gangguan tersebut.

>>> Bryce Alakai Rayakan Kemenangan 'Love Island USA' dengan Trinity Tatum, Ambil Alih DJ Booth

Masalah penerbangan terjadi bersamaan dengan cuaca buruk di seluruh negeri. NBC News melaporkan hujan deras, peringatan banjir aktif, dan gelombang panas ekstrem yang melanda banyak negara bagian.