Yang kedua, saya juga melaporkan tentang kerja sama kita dengan beberapa negara terkait dengan crude BBM, alhamdulillah kita juga clear sampai dengan insyaallah akhir tahun enggak ada masalah," ujarnya.

Selain memastikan tidak ada rencana kenaikan harga BBM bersubsidi, Bahlil mengatakan pemerintah telah meminta Pertamina dan badan usaha swasta mulai menyiapkan penyesuaian harga untuk beberapa jenis BBM apabila harga minyak dunia terus turun.

"Tentu kita juga memastikan bahwa kenaikan terhadap BBM subsidi insyaallah enggak ada kenaikan sama sekali.

Bahkan ada berpotensi untuk beberapa jenis BBM yang ketika harga dunia akan turun, kita sudah mulai meminta kepada pengusaha badan usaha swasta termasuk Pertamina untuk segera melakukan penyesuaian," ujar Bahlil.

PT Pertamina Patra Niaga sebelumnya menyesuaikan harga sejumlah BBM nonsubsidi.

Harga Pertamax (RON 92) naik menjadi Rp16.250 per liter mulai 10 Juni 2026 setelah evaluasi sesuai formula harga pemerintah.

Pada penyesuaian per 1 Juli 2026, Pertamina menurunkan harga Pertamax Turbo dari Rp20.750 menjadi Rp19.300 per liter, Dexlite dari Rp23.000 menjadi Rp19.700 per liter, serta Pertamina Dex dari Rp24.800 menjadi Rp21.150 per liter.

>>> Kapten Timnas Jepang Ko Itakura Dikabarkan Pacari Aktris Haruna Kawaguchi

Sementara itu, harga Pertamax belum mengalami perubahan.