Industri kecerdasan buatan (AI) kembali mencatatkan tonggak baru. Anthropic, pengembang model AI Claude, dilaporkan menyentuh valuasi fantastis Rp15.000 triliun.

Di sisi lain, startup AI asal Tiongkok, DeepSeek, tengah mempersiapkan penawaran umum perdana (IPO) di bursa Shanghai. Kedua kabar ini menandai percepatan investasi dan inovasi di sektor AI.

>>> Cara Cairkan Saldo Rp167.000 dari Aplikasi Penghasil Uang 2026

Valuasi Anthropic Tembus Rp15.000 Triliun

Anthropic didirikan oleh mantan peneliti OpenAI. Perusahaan ini menarik investasi besar dari raksasa teknologi seperti Google, Amazon, dan Salesforce.

Pendanaan masif tersebut mendorong valuasi perusahaan hingga Rp15.000 triliun. Angka ini menempatkan Anthropic di jajaran elite perusahaan teknologi global.

Valuasi tersebut mencerminkan ekspektasi tinggi terhadap potensi Claude. Model AI ini diyakini mampu merevolusi berbagai industri, mulai dari layanan pelanggan hingga asisten pribadi.

Anthropic juga fokus pada pengembangan AI yang aman dan bertanggung jawab. Pendekatan ini membedakannya dari pesaing dan menarik minat investor.

DeepSeek Bersiap IPO di Shanghai

Sementara itu, DeepSeek AI, startup asal Tiongkok, berencana melantai di bursa saham Shanghai. Perusahaan ini dikenal karena model bahasa terbuka dan berkinerja tinggi.

>>> Pemerintah Resmi Tetapkan Tarif Rp5 Juta untuk Lepas Status WNI

DeepSeek lahir dari lingkungan riset yang didukung para ahli dari universitas ternama di Tiongkok. Pendekatan keterbukaan dan kolaborasi mereka menarik perhatian komunitas pengembang global.

IPO ini akan memberikan suntikan modal segar untuk ekspansi dan penelitian. Langkah ini juga menjadi indikator kematangan ekosistem AI Tiongkok.

Keputusan DeepSeek memperkuat posisi Shanghai sebagai pusat keuangan yang mendukung inovasi teknologi. IPO ini diharapkan menjadi tolok ukur bagi startup AI Tiongkok lainnya.

Perkembangan Anthropic dan DeepSeek menunjukkan dinamika pasar AI global yang kompetitif. Di satu sisi, valuasi fantastis Anthropic menandai era investasi besar-besaran di perusahaan AI AS.

>>> Tarif Rp5 Juta untuk Lepas WNI: Penyesuaian PNBP, Bukan Kebijakan Khusus

Di sisi lain, IPO DeepSeek menyoroti ambisi Tiongkok di arena AI. Persaingan antara AS dan Tiongkok diprediksi akan terus mendorong inovasi dan pertumbuhan sektor AI.