Gunung Olympus, Yunani, resmi menjadi kandidat dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO. Proses pencalonan gunung yang dikenal sebagai rumah para dewa Yunani kuno ini telah berlangsung sejak 2014.

Gunung berselimut salju ini telah masuk dalam Daftar Sementara (Tentative List), yang merupakan langkah wajib bagi setiap nominator.

>>> Final Piala Dunia 2026: Scaloni Tahu Cara Buat Spanyol Menderita

Proses nominasi mencakup penilaian pendahuluan dan pengajuan berkas lengkap, yang kemudian dievaluasi selama 14 bulan oleh badan penasihat seperti ICOMOS dan IUCN.

Harapan Besar dari Warga Lokal

Wali Kota Dion-Olympus, Evagelos Geroliolios, menyatakan bahwa Gunung Olympus adalah bagian dari kehidupan sehari-hari warga. "Olympus adalah hidup kami.

Tempat ini membawa mitos, sejarah, keanekaragaman hayati, dan bobot budaya yang sangat besar," ujarnya seperti dilaporkan AP.

Gunung Olympus memiliki nilai mitologis yang kuat. Konon, Zeus mendirikan istananya di sini setelah menggulingkan ayahnya, Cronus.

Di salah satu puncak rendah terdapat tempat suci terbuka dengan temuan dari era Helenistik (323 SM-30 SM).

>>> Todd Howard Tak Lagi Pikirkan Pensiun, The Elder Scrolls 6 Terus Dikembangkan

Selain mitologi Yunani, nuansa Kristen juga kental.

Terdapat kapel di puncak Nabi Elias pada ketinggian 2.803 meter, yang diyakini sebagai kapel tertinggi di dunia Kristen Ortodoks.

Di Ngarai Enipeas juga terdapat reruntuhan biara dari tahun 1542 dan Gua Suci Santo Dionysios.

Gunung Olympus diharapkan masuk sebagai Situs Warisan Dunia karena perpaduan budaya, mitos, dan keanekaragaman hayati. Kawasan ini memiliki kekayaan flora dan fauna, termasuk spesies endemik.

Harapan untuk masuk nominasi semakin besar menjelang pertemuan World Heritage Committee di Busan, Korea Selatan, pada 29 Juli 2026.

>>> Dua Tentara AS Tewas, Satu Hilang dalam Serangan Iran di Yordania

Namun, nominasi Gunung Olympus masih belum pasti. Draf agenda pertemuan menunjukkan bahwa komite akan mengembalikan nominasi ke Yunani dan meminta rincian lebih lanjut.