Kapten tim nasional Spanyol, Rodri, menegaskan bahwa skuadnya harus meningkatkan level permainan untuk menantang juara bertahan Argentina di final Piala Dunia 2026.

Pertandingan akan berlangsung di MetLife Stadium pada Minggu, 19 Juli 2026.

>>> Konflik Internal Pecah di Lingkungan Kepemimpinan Iran di Tengah Eskalasi Perang

Spanyol mencapai final Piala Dunia kedua mereka setelah mengalahkan Prancis 2-0 di semifinal.

Sejak hasil imbang melawan Cape Verde di awal turnamen, mereka telah mencetak 13 gol dan hanya kebobolan satu gol dalam tujuh pertandingan.

Perjalanan ke final ditandai dengan gol-gol telat Mikel Merino melawan Portugal di babak 16 besar dan Belgia di perempat final, serta sembilan penyelamatan kiper Unai Simón.

"Kami terus berkembang secara bertahap," kata Rodri. "Kami harus terus melakukan hal yang sama karena ini adalah proses selama lima tahun."

Gelandang berusia 30 tahun itu menekankan bahwa tim memiliki keyakinan internal yang kuat sejak awal turnamen.

"Tujuan kami saat datang ke Piala Dunia ini adalah memenangkan trofi, dan kami yakin bisa mencapainya," ujarnya.

Rodri, peraih Ballon d'Or 2024, membantah anggapan bahwa tim hanya mengandalkan satu pendekatan taktis. Ia menyoroti kemampuan mereka menghadapi berbagai gaya permainan.

"Saya rasa Anda tidak melihat Spanyol yang sama di semua pertandingan," kata Rodri. "Pertandingan hari Minggu akan berbeda, lebih fisik, dan kami harus siap.

Jika kami dikenal karena sesuatu, itu adalah kemampuan bermain dalam berbagai situasi."

Ia menggambarkan skuad saat ini sebagai tim yang lengkap, mampu bertahan, melakukan serangan balik, dan menekan.

>>> Kaiju Girl Caramelise: Romcom Monster yang Menyentuh Hati

"Kami adalah tim yang sangat lengkap, dan itulah mengapa kami ada di sini," tambahnya.