Meskipun terinspirasi oleh skuad juara Piala Dunia 2010, Rodi fokus pada perkembangan tim saat ini. "Kami bisa melakukannya lebih baik.

Melawan Prancis, kami tampil salah satu yang terbaik. Tapi melawan Argentina, kami harus naik level karena mereka juara.

Saya yakin kami bisa," ujarnya.

Persiapan tim sedikit terganggu oleh cedera ringan pemain sayap Lamine Yamal, 19 tahun, yang berlatih dengan paha kiri dibalut setelah mendapat benturan di semifinal.

Pelatih Luis de la Fuente memastikan Yamal dalam kondisi optimal.

De la Fuente menolak perbandingan antara Yamal dan kapten Argentina Lionel Messi. "Lamine harus menjadi Lamine.

Messi adalah pemain satu-satunya dalam sejarah. Yang terbaik adalah membantu Lamine menjadi dirinya sendiri karena ia memiliki potensi besar," katanya.

Pelatih juga mengaku gugup dengan logistik perjalanan helikopter antara tugas media di New York dan markas tim di New Jersey.

>>> Peringkat Game Jepang 6-12 Juli: Rhythm Heaven Groove Kokoh di Puncak

"Saya gugup karena kami akan kembali naik helikopter. Selain itu, saya tenang dan ingin menikmati momen ini," ujarnya.