Striker Inggris Ollie Watkins tidak masuk dalam starting XI saat timnya menghadapi Prancis pada laga perebutan peringkat ketiga Piala Dunia 2026 di Miami, 18 Juli 2026.

Keputusan itu diambil oleh manajer Thomas Tuchel.

>>> Liverpool Unggul dalam Perburuan Barcola, Arsenal Incar Rogers

Tuchel memilih Ivan Toney sebagai ujung tombak, sementara kapten Harry Kane duduk di bangku cadangan. Watkins pun harus puas menjadi pemain pengganti.

Keputusan ini kontras dengan peran Watkins di Euro 2024, di mana ia menjadi pemain pengganti yang efektif. Namun, di Piala Dunia kali ini, menit bermainnya sangat terbatas.

Di luar lapangan, masa depan Watkins di level klub juga tidak menentu. Laporan dari Turki mengklaim ia telah menandatangani kontrak tiga tahun untuk meninggalkan Aston Villa menuju Fenerbahce.

Transfer tersebut diperkirakan bernilai sekitar £29,8 juta bagi Aston Villa. Watkins telah mencetak 108 gol dan 46 assist dalam 280 penampilan sejak bergabung dari Brentford pada 2020.

Mantan penasihat keuangan Manchester City, Stefan Borson, meragukan logika finansial dari kesepakatan ini. "Apakah mereka benar-benar akan menjualnya seharga £30 juta?"

>>> Mbappe Pimpin Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026, Ungguli Messi

ujarnya.

Borson menilai penjualan Watkins akan mengganggu perencanaan skuad di bawah manajer Unai Emery. "Anda juga meninggalkan celah besar di skuad," katanya.

Ia mengakui klub perlu menyeimbangkan keuangan, tetapi mengorbankan pencetak gol utama justru menimbulkan kesulitan rekrutmen. "Menjual Watkins bukanlah jawaban karena Anda harus mencari pengganti," tambah Borson.

Aston Villa berada di bawah tekanan untuk memenuhi regulasi keuangan. Hal ini juga memicu rencana transfer gelandang Youri Tielemans ke Manchester United.

>>> Shaq Sindir Taylor Swift dan Travis Kelce karena Tak Diundang ke Pernikahan

"Mereka terjebak dalam situasi sulit," kata Borson. "Mereka akan mencari jalan keluar terbaik, tetapi tuas yang bisa ditarik sangat terbatas."