Penyerang Prancis Kylian Mbappe memimpin sendirian dalam perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026 setelah mencetak gol kesembilannya pada laga perebutan tempat ketiga melawan Inggris di Miami, Sabtu (18/7/2026).

Gol tersebut memutuskan kebuntuan delapan gol yang sebelumnya ia bagikan dengan Lionel Messi dari Argentina. Messi akan bermain di final melawan Spanyol pada Minggu.

>>> Shaq Sindir Taylor Swift dan Travis Kelce karena Tak Diundang ke Pernikahan

Mbappe juga mencatatkan satu assist untuk Bradley Barcola dalam pertandingan itu, mengubah dinamika tiebreaker yang ditetapkan FIFA untuk penghargaan pencetak gol terbanyak.

Menurut laporan as. com, Mbappe kini berdiri sendiri di puncak tabel pencetak gol.

Sebelum pertandingan, Messi unggul dalam tiebreaker berkat empat assist dibandingkan tiga assist Mbappe, seperti didokumentasikan oleh tudn. com.

Peraturan resmi turnamen menjelaskan bagaimana penghargaan diberikan jika pemain imbang dalam jumlah gol.

Jika masih imbang setelah menghitung assist, penghargaan diberikan kepada pemain dengan total menit bermain lebih sedikit.

Data yang dipublikasikan telemundo. com menunjukkan Mbappe telah bermain 609 menit sebelum pertandingan terakhirnya, sementara Messi 620 menit.

>>> Jayden James Bantah Teori Konspirasi Ibunya Britney Spears Digantikan Klon

Di belakang dua pemain terdepan, Erling Haaland dari Norwegia mengakhiri turnamen dengan tujuh gol setelah tersingkir di perempat final melawan Inggris.

Harry Kane dan Jude Bellingham sama-sama mencatat enam gol dan satu assist.

Catatan sejarah dari as. com menunjukkan belum ada pemain yang pernah memenangkan Sepatu Emas Piala Dunia dua kali.

Mbappe, pencetak gol terbanyak edisi 2022, dan Kane, penerima 2018, memiliki peluang memecahkan rekor ini.

Pelatih Prancis Didier Deschamps memutuskan untuk memainkan Mbappe sejak awal di laga perebutan tempat ketiga, meskipun melakukan rotasi besar-besaran setelah kekalahan 0-2 dari Spanyol di semifinal.

>>> Inggris Hajar Prancis 2-0 dalam 18 Menit

Keputusan itu diambil agar Mbappe bisa mengejar penghargaan individu dan mengamankan posisi ketiga di pertandingan terakhir Deschamps sebelum Zinedine Zidane mengambil alih tim.