Spanyol akan berhadapan dengan juara bertahan Argentina dalam final Piala Dunia 2026 pada Minggu, 19 Juli 2026, di Stadion New York-New Jersey.

Laga ini menjadi ajang duel kontinental antara Eropa dan Amerika Selatan.

>>> Ja'Kobe Tharp Pecahkan Rekor Meeting di London Diamond League

Menurut Al Jazeera, pertandingan ini mempertemukan tim dengan serangan paling produktif dan pertahanan paling tangguh di turnamen.

Argentina telah mencetak 19 gol, sementara Spanyol baru kebobolan satu gol sepanjang kompetisi.

Superkomputer Opta menempatkan Spanyol sebagai unggulan dengan probabilitas menang 59,46 persen, sedangkan Argentina memiliki peluang 40,54 persen untuk mempertahankan gelar.

Kedua tim telah bertemu 16 kali, masing-masing meraih enam kemenangan dan dua hasil imbang.

Satu-satunya pertemuan di Piala Dunia terjadi pada 1966, saat Argentina menang 2-1 atas Spanyol di fase grup.

Final ini juga menyajikan cerita generasi yang kontras: pemain sayap Spanyol berusia 19 tahun, Lamine Yamal, akan berhadapan dengan idolanya sejak kecil, Lionel Messi yang berusia 39 tahun.

Di kubu Spanyol, Mikel Oyarzabal menjadi pencetak gol terbanyak dengan lima gol, sementara gelandang Rodri mendominasi permainan dengan 648 operan sukses.

Di sisi Argentina, Messi memimpin perburuan Sepatu Emas dengan delapan gol dan empat assist, didukung Lautaro Martinez (tiga gol) dan Enzo Fernandez (dua gol).

Pernyataan Pelatih dan Kapten

Pelatih Spanyol Luis de la Fuente yakin kualitas strategi akan menentukan hasil pertandingan.

>>> Conor McGregor Incar Max Holloway untuk Laga Berikutnya

"Saya percaya Spanyol dan Argentina akan memiliki rencana permainan di mana bakat dan sepak bola yang baik akan menguasai segalanya," ujarnya.

Kapten Spanyol Rodri menegaskan timnya sangat termotivasi untuk merebut trofi setelah menjalani turnamen yang sukses. "Tim dan generasi ini akan membuat nama mereka dikenal...