Baru 30% Warga RI Punya Akses Air Minum Aman, Terendah di ASEAN
Indonesia masih tertinggal dalam penyediaan akses air minum aman dibandingkan negara-negara Asia Tenggara lainnya.
Berdasarkan data WHO/UNICEF Joint Monitoring Programme (JMP) 2025 yang dipublikasikan melalui Our World in Data, hanya sekitar 30% penduduk Indonesia yang menikmati layanan air minum sesuai standar keamanan internasional pada 2024.
>>> Google Ganti Nama NotebookLM Jadi Gemini Notebook, Integrasi dengan Cloud Computer dan Search
Angka tersebut setara dengan Kamboja (30%), namun masih di bawah Laos (35%), Filipina (48%), Vietnam (59%), Myanmar (60%), Malaysia (95%), serta Thailand dan Singapura yang telah mencapai 100%.
Indikator Layanan Air Minum Aman
Indikator yang digunakan bukan sekadar akses terhadap air minum, melainkan "safely managed drinking water service" atau layanan air minum yang dikelola secara aman.
Artinya, sumber air harus berasal dari fasilitas yang layak, tersedia di rumah atau pekarangan, tersedia saat dibutuhkan, serta bebas dari kontaminasi mikrobiologi maupun bahan kimia berbahaya.
Secara global, cakupan layanan air minum aman meningkat dari 68% pada 2015 menjadi 74% pada 2024.
>>> ASUS Pad (T3201) Resmi Meluncur di India pada 6 Agustus
Selama periode tersebut, sekitar 961 juta orang memperoleh akses baru terhadap layanan air minum yang aman.
Meski demikian, masih terdapat sekitar 2,1 miliar orang atau satu dari empat penduduk dunia yang belum memiliki akses terhadap layanan air minum yang memenuhi standar tersebut.
WHO dan UNICEF menilai ketimpangan akses masih menjadi tantangan utama, terutama di negara berpendapatan rendah dan wilayah pedesaan.
>>> 3 Rekomendasi Parfum Morris Wangi Tahan Lama untuk Wanita
"Percepatan investasi pada infrastruktur air bersih, peningkatan kualitas layanan, serta pengurangan kesenjangan menjadi kunci untuk mencapai target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 2030 terkait akses universal terhadap air minum yang aman," tegas laporan tersebut dikutip di Jakarta, Jumat (17/7/2026).
Update Terbaru
Bolehkah Olahraga saat Perut Kosong? Ini Manfaat dan Risikonya
Jumat / 17-07-2026, 17:33 WIB
Polisi Pastikan Uang Miliaran dan Emas 74 Kg Eks Jampidsus Asli
Jumat / 17-07-2026, 17:33 WIB
Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Dorong Konsumen Beralih ke Pertalite
Jumat / 17-07-2026, 17:33 WIB
Realme Hentikan Pengembangan Produk Baru di China, Fokus ke Pasar Global
Jumat / 17-07-2026, 17:28 WIB
Samsung Luncurkan SSD 990 dengan Kecepatan 7.250 MB/s, Harga Lebih Terjangkau
Jumat / 17-07-2026, 17:28 WIB
XLSmart Perluas Jaringan 5G Blanket Coverage di 8 Wilayah Jawa Timur
Jumat / 17-07-2026, 17:28 WIB
13 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Berkompetisi di Super League Musim Ini
Jumat / 17-07-2026, 17:23 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Manfaat Rp68,24 Triliun Sepanjang 2025
Jumat / 17-07-2026, 17:23 WIB
IHSG Ditutup Menguat 1,1 Persen ke Level 6.175 pada Akhir Pekan
Jumat / 17-07-2026, 17:22 WIB
Thomas Tuchel Soroti DNA Sepak Bola Inggris Usai Gagal di Piala Dunia 2026
Jumat / 17-07-2026, 17:21 WIB
13 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Pilih Super League Musim 2026/2027
Jumat / 17-07-2026, 17:21 WIB
IVE Diundang ke MLB, Jang Won-young Lempar Bola Pertama
Jumat / 17-07-2026, 17:21 WIB
DPR Minta Evaluasi Menyeluruh Usai Ledakan Gudang Amunisi TNI Madiun
Jumat / 17-07-2026, 17:21 WIB
Percaya Klenik, Presiden Argentina Pantang Nonton Tim Tango di Stadion
Jumat / 17-07-2026, 17:21 WIB







