Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama menceritakan dinamika persaingannya dengan rider Malaysia, Hakim Danish, di ajang Moto3 2026.

Menurut Veda, persaingan antar pembalap adalah hal lumrah dalam kompetisi. Ia menganggap Hakim Danish sebagai lawan berat di lintasan.

>>> Sungai Cisadane Surut, Warga Keluhkan Krisis Air Bersih

Namun, begitu keluar dari trek, hubungan mereka berubah. Veda menyebut Hakim Danish sebagai salah satu temannya.

Kedekatan keduanya terlihat saat mereka makan malam bersama setelah balapan. Momen itu terjadi di hospitality Honda Asia pada seri Jerman.

"Kalau di trek sama semua rider pastinya fight lah, rival. Tidak ada teman kalau di sirkuit.

Tapi kalau di luar kami berteman biasa," kata Veda di Jakarta, Kamis (16/7).

>>> Bos Agrinas Sebut Kopdes Bisa Cuan Rp597 Juta Lewat Penyaluran Subsidi

"Kemarin di Jerman sempat makan bareng di hospitality-nya Honda Asia dengan Hakim. Jadi di sirkuit ya di sirkuit, tapi di luar sirkuit kami berteman," ia menambahkan.

Saat ini, Veda dan Hakim Danish bersaing ketat di klasemen Moto3 2026. Setelah seri Jerman, keduanya hanya terpaut empat poin.

Veda menempati peringkat keenam dengan 90 poin, sementara Hakim Danish berada di posisi ketujuh dengan 86 angka.

>>> 7 Ciri Orang Sulit Dipercaya Menurut Psikologi

Selanjutnya, Veda Ega akan turun di Moto3 Inggris 2026. Balapan di Sirkuit Silverstone dijadwalkan berlangsung pada 7-9 Agustus mendatang.