Miyamoto Lebih Suka Fisika Sederhana daripada Grafis Canggih sejak 1996
Apakah Anda ingat game Mac lawas di mana Anda saling menembak meriam di area berangin?
Anda hanya menyesuaikan sudut dan kekuatan tembakan untuk mengenai artileri musuh yang bersembunyi di balik batu. Lawan akan membalas dengan memanfaatkan angin juga."
>>> General Mills Tarik 736.000 Roti Beku karena Risiko Kaca
Shmuplations menduga Miyamoto merujuk pada Cannon Fodder, game 2D sederhana dengan grafis hitam putih di mana tembakan meriam dapat menghancurkan objek di lingkungan.
"Saya pikir hal semacam itu jauh lebih menarik daripada RPG yang kita lihat sekarang," kata Miyamoto.
"Tapi Anda tidak bisa membuat game seperti itu jika harus memikirkan harga jual 9.800 yen.
Orang melihat game kasual seperti itu dan menganggapnya bisa dibuat dengan biaya rendah, atau bahwa seorang pemula bisa menanganinya, atau jika sesederhana itu, bisa didistribusikan melalui Satellaview."
Satellaview adalah layanan distribusi berbasis satelit untuk Super NES di Jepang yang menawarkan game yang bisa diunduh.
Gagasan bahwa game "besar" dengan nilai produksi tinggi dibeli di toko, sementara game kecil dan eksperimental didistribusikan secara digital, bertahan selama bertahun-tahun.
Garis itu semakin tegas di tahun 1990-an.
"Semuanya diproduksi berdasarkan harga," kata Miyamoto. "Alih-alih membuka taman bermain bagi orang untuk mencoba ide baru, semuanya hanya menjadi pembicaraan tentang biaya.
Saya merasa frustrasi dengan hal itu."
Kini, di tahun 2026, saat kita dipaksa mengucapkan selamat tinggal pada game fisik, perdebatan harga game masih berlangsung.
Namun, menjadi lebih mudah bagi game skala kecil dengan ide segar untuk masuk ke pasar. Siapa tahu?
>>> Greystar Dituduh Tolak Voucher Sewa Federal Secara Sistematis
Mungkin kejutan berikutnya di Steam adalah game dua pemain saling menembak meriam.
Update Terbaru
Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina Dihadiri Presiden AS Donald Trump
Jumat / 17-07-2026, 03:00 WIB
Bahlil Ledek Nusron Wahid Pakai Kacamata Hitam karena Inggris Kalah dari Argentina
Jumat / 17-07-2026, 02:58 WIB
Prabowo Butuh Uang Banyak untuk Biaya Kesehatan, Gaji Guru, dan Infrastruktur
Jumat / 17-07-2026, 02:58 WIB
2 Jam Usai Dilantik Trump, Menkeu AS Scott Bessent Jadi Target Pembunuhan
Jumat / 17-07-2026, 02:58 WIB
Michigan Keluarkan Peringatan Kualitas Udara Akibat Asap Kebakaran Hutan
Jumat / 17-07-2026, 02:43 WIB
Polisi Georgia Cari Remaja 13 Tahun yang Diduga Diculik
Jumat / 17-07-2026, 02:43 WIB
Chloe Fineman Tinggalkan Saturday Night Live Setelah Tujuh Musim
Jumat / 17-07-2026, 02:42 WIB
Verizon PHK 3.000 Karyawan dan Jual 274 Gerai Retail
Jumat / 17-07-2026, 02:42 WIB
Kennedy Center Bantah Tuduhan Whistleblower soal Renovasi
Jumat / 17-07-2026, 02:42 WIB
Indonesia Prioritaskan Pengembangan Wisata Kesehatan Berkualitas Tinggi
Jumat / 17-07-2026, 02:42 WIB
FKA Twigs Balas Shia LaBeouf: Reputasimu Hancur karena Perbuatanmu Sendiri
Jumat / 17-07-2026, 02:42 WIB
20 Negara Ikut Latihan Militer Pitch Black 2026 di Australia Utara
Jumat / 17-07-2026, 02:37 WIB
Bintang 'God of War' Ryan Hurst Cedera, Produksi Terhenti
Jumat / 17-07-2026, 02:37 WIB
Chuck Schumer Bungkam Ditanya soal Kentut di Ruang Sidang Senat
Jumat / 17-07-2026, 02:37 WIB







