Kemendagri Akan Bedah APBD yang Mengaku Tak Mampu Bayar Gaji PPPK

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyatakan akan membedah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dari pemerintah daerah yang mengaku tidak mampu membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
"Kita mau melihat daerah-daerah yang menyampaikan bahwa tidak mampu membayar gaji misalnya, entar dulu dong, kita akan bedah dulu APBD-nya.
>>> Tantangan Atlet Indonesia di Asian Games 2026: Akomodasi Terpecah dan Persiapan Tuan Rumah
Sudah melakukan efisiensi belum?" kata Tito di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (16/7).
Tito mencontohkan Kabupaten Lahat yang berhasil menghemat anggaran hingga Rp400 miliar melalui pengurangan belanja perjalanan dinas, biaya rapat, serta biaya pemeliharaan yang dinilai berlebihan.
Penghematan tersebut kemudian digunakan untuk memenuhi belanja pegawai.
Dorong Peningkatan PAD
Selain efisiensi, pemerintah daerah juga didorong untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui berbagai inovasi tanpa membebani masyarakat.
>>> Usai Sukses di Gamescom Latam, Brazil Games Siap Pamerkan Potensi ke Jerman
"Ada yang bisa melakukan itu contohnya Walikota Pekanbaru di tahun sebelumnya PAD mereka Rp800 miliar, dengan mempermudah pembayaran pajak dan retribusi sistemnya dia permudah dan melakukan sosialisasi, itu bisa mendapatkan PAD Rp1,2 triliun, dapat tambahan Rp400 miliar.
Otomatis dia akan lebih mudah untuk membayar pegawai maupun buat program-program lain," ujarnya.
Ia menambahkan, jika daerah sudah melakukan efisiensi dan berupaya menambah PAD namun tetap belum bisa membayar gaji PPPK, pemerintah pusat akan mempertimbangkan pemberian tambahan dukungan anggaran.
>>> Karyawan Valve yang Pensiun Beri Jawaban Misterius soal Proyek HLX, Picu Spekulasi HL3
"Kalau seandainya sudah dilakukan dua-duanya, mungkin perlu ada top up dari pemerintah pusat misalnya DBH, Dana Bagi Hasil yang mungkin belum dibayarkan oleh Kementerian Keuangan ya kita usulkan kepada Kementerian Keuangan untuk dibayarkan ke daerah itu supaya mereka bisa membayar pegawainya," katanya.
Update Terbaru
Marvel Dikabarkan Incar Cooper Hoffman untuk Peran Cyclops di Reboot X-Men
Jumat / 17-07-2026, 01:42 WIB
Chicago Blackhawks Umumkan Jadwal 84 Pertandingan Musim 2026
Jumat / 17-07-2026, 01:42 WIB
West Indies Kalahkan Selandia Baru di ODI Pertama
Jumat / 17-07-2026, 01:42 WIB
Badai Petir Bawa Risiko Kebakaran dan Suhu Lebih Dingin di Washington
Jumat / 17-07-2026, 01:42 WIB
Pat McAfee Ungkap Penampilan Musisi di Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce
Jumat / 17-07-2026, 01:42 WIB
Polisi Grand Rapids Dibebaskan Setelah Tembak Pria dalam Aksi Kekerasan
Jumat / 17-07-2026, 01:37 WIB
Pria Louisiana Didakwa Secara Federal atas Pembunuhan Deputi Marshal AS
Jumat / 17-07-2026, 01:37 WIB
LeBron James Bungkam soal Masa Depan di NBA Saat Podcast
Jumat / 17-07-2026, 01:36 WIB
Anak Anjing Calon Polisi Capitol Hill Curi Perhatian
Jumat / 17-07-2026, 01:36 WIB
Zaire Wade Tidak Mengaku Bersalah atas Tuduhan KDRT, Polisi Temukan Senjata Api Tak Terdaftar
Jumat / 17-07-2026, 01:35 WIB
Ibu Kris Jenner, Mary Jo 'MJ', Meninggal di Usia 91 Tahun
Jumat / 17-07-2026, 01:35 WIB
Krisis Chip AI Ancam Pasokan Mobil, Harga DRAM Melonjak 450%
Jumat / 17-07-2026, 01:35 WIB
Deddy PDIP: Warga Perbatasan Kaltara Ancam Pindah ke Malaysia
Jumat / 17-07-2026, 01:35 WIB
Baggott Teguh Hati Cari Menit Main di Inggris hingga Rela Turun Kasta
Jumat / 17-07-2026, 01:35 WIB







