Kawasan ini akan dikembangkan sebagai destinasi mixed-use modern yang mengintegrasikan hunian, hospitality, aktivitas komersial, dan ruang publik dalam satu ekosistem perkotaan yang saling terhubung.

"Kami menyambut baik keputusan Pemerintah New South Wales yang menetapkan proposal Five Dock sebagai State Significant Development melalui Housing Delivery Authority," ujar Iwan Sunito, Founder dan Group CEO One Global Capital.

"Keputusan ini merupakan bentuk pengakuan terhadap kualitas proposal, kesiapan proyek, serta kemampuan One Global Capital dalam merancang dan merealisasikan pengembangan berskala kota yang mampu memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat dalam jangka panjang," tambahnya.

>>> Josua Pardede: Relaksasi SLIK Rp1 Juta Harus Dibarengi Manajemen Risiko

Lebih dari Sekadar Proyek Properti

Bagi Iwan Sunito, Five Dock memiliki makna yang jauh melampaui nilai investasi maupun skala pengembangannya.

Lebih dari empat dekade lalu, ia meninggalkan Indonesia untuk menempuh pendidikan arsitektur di Australia dengan sebuah impian sederhana, yakni suatu hari dapat berkontribusi membangun kota-kota dunia.

Setelah lebih dari 25 tahun berkarya di industri properti Australia, Five Dock menjadi babak baru dalam perjalanan tersebut.

Dua Arsitek, Satu Visi

Proyek ini juga mempertemukan kembali Iwan Sunito dengan arsitek internasional Koichi Takada, yang dipercaya merancang kawasan terpadu yang menggabungkan hunian, hotel, ritel, ruang komersial, dan ruang publik dalam satu visi pembangunan kota yang berkelanjutan.

Five Dock memiliki karakter unik karena mempertemukan dua arsitek dengan perjalanan profesional dan filosofi desain yang berbeda, namun saling melengkapi.

Iwan Sunito meraih gelar Bachelor of Architecture with Honours dan Master of Construction Management dari UNSW Sydney sebelum menjadi arsitek terdaftar di New South Wales dan membangun reputasinya sebagai salah satu pengembang properti paling berpengaruh di Sydney.