Kapal Motor (KM) Nurul Salsa yang tenggelam di Perairan Selayar, Sulawesi Selatan, membawa muatan 17 ton barang pokok dan hasil perkebunan, serta empat ekor sapi dan enam sepeda motor.

Hal itu disampaikan Kasubsi Penmas Polres Kepulauan Selayar, Aipda Suardi Andre, Kamis (16/7). Menurut manifes, kapal mengangkut 10 ton beras, 2 ton kopra, dan 5 ton arang.

>>> JPPI: Sekolah Negeri Tak Bisa Lagi Sekadar Menunggu Murid

KM Nurul Salsa bertolak dari Pulau Jampea pada Rabu (15/7) pukul 05.00 WITA.

Di tengah perjalanan, kapal mengalami gangguan mesin dan tenggelam di perairan sekitar 43 mil laut dari Pelabuhan Benteng Selayar.

Kepala Basarnas Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengatakan gangguan mesin terjadi di perairan barat Pulau Polassi. Tim SAR kemudian melakukan evakuasi.

KM Harapan Kita yang bergerak dari Pulau Jampea berhasil mengevakuasi sejumlah penumpang pada Kamis (16/7) pukul 04.00 WITA.

>>> KOHLER Tampilkan 153 Tahun Inovasi Desain di IndoBuildTech 2026

Sebanyak 49 orang dievakuasi, sementara 6 orang lainnya diselamatkan kapal nelayan dan dibawa ke Pulau Polassi.

Arif menyatakan satu orang dilaporkan meninggal dunia. Tim SAR gabungan masih mencari 24 orang yang belum ditemukan.

Total penumpang dan awak kapal sebanyak 74 orang.

>>> IHSG Ditutup Menguat ke 6.108, 372 Saham Hijau pada Kamis Sore

Data korban masih belum valid karena tim SAR masih menunggu informasi dari pihak keluarga. Pencarian terus dilakukan.