Keputusan Syuting di Sahara Barat yang Diduduki Maroko Hapuskan Perjalanan Brutal Kami
Bagi warga Sahrawi, memegang kamera di tanah air mereka sendiri bisa menjadi tindakan kriminal.
Ketika sineas dan jurnalis Sahrawi mencoba mendokumentasikan kehidupan sehari-hari di bawah pendudukan Maroko, mereka kerap berakhir di sel penjara.
>>> GTA VI Resmi Rilis di PlayStation 5 dan Xbox Series X|S November 2026, Versi PC Masih Misteri
Rezim Maroko menganggap kamera di tangan Sahrawi sebagai ancaman terhadap narasi resmi bahwa Sahara Barat adalah bagian dari Maroko.
Sebaliknya, ketika nama-nama internasional terkenal ingin mengambil gambar ideal untuk perjalanan epik dan memutuskan bahwa tanah mereka cukup eksotis, mereka disambut, dikawal, dan diberi akses oleh otoritas yang sama yang biasanya menolak hak itu.
Inilah realitas pahit dan paradoks di Sahara Barat, wilayah tak berpemerintahan sendiri yang kaya akan sumber daya.
Sementara penambang asing dengan bebas menjarah fosfat, pasir, ikan, dan tomat, serta mengkomodifikasi angin, sinar matahari, dan pemandangan gurun, warga Sahrawi justru menjadi minoritas di tanah air mereka sendiri.
Ironi Odyssey di Tanah Pendudukan
Episode terakhir dari drama kolonial ini melibatkan film blockbuster Christopher Nolan yang menggunakan sebagian wilayah pendudukan sebagai latar.
Warga Sahrawi tercengang karena adegan The Odyssey—adaptasi puisi Homer yang sarat tema pengungsian, perpisahan keluarga, pengkhianatan, dan perjuangan pulang—difilmkan di tanah mereka.
Ironi yang tragis: warga Sahrawi yang tanahnya digunakan untuk syuting Odyssey telah menjalani pengembaraan brutal mereka sendiri selama lebih dari 50 tahun.
Tanah air mereka menderita invasi militer dari utara dan selatan pada 1975, ketika otoritas kolonial Spanyol menyerahkan wilayah itu ke Maroko dan Mauritania.
Saat ini, setengah dari rakyat Sahrawi hidup di kamp pengungsi di gurun Aljazair, sementara setengah lainnya hidup di bawah negara polisi militer yang menyesakkan, dipisahkan oleh tembok militer sepanjang 2.700 km yang dibangun Maroko dan diperkuat jutaan ranjau darat.
Update Terbaru
Roy Suryo Bantah Pecah dengan Dokter Tifa, Kompak Hadapi Kasus Ijazah Jokowi
Kamis / 16-07-2026, 15:49 WIB
Menkop Ferry Bakal Resmikan PLTS Kelolaan Koperasi di Kepulauan Riau Bulan Depan
Kamis / 16-07-2026, 15:49 WIB
Lamine Yamal dan Messi Bertemu di Final Piala Dunia 2026, Foto Bayi Viral
Kamis / 16-07-2026, 15:49 WIB
Akhir Drama Hukum Dugaan Ijazah Palsu Jokowi: Pakar Prediksi Roy Suryo dan Dokter Tifa Bebas
Kamis / 16-07-2026, 15:47 WIB
Keluarga Hyun Bin Terciduk Liburan di Disneyland, Mode Ayah Siaga Jaga Anak
Kamis / 16-07-2026, 15:47 WIB
Perayaan Budaya Lewat Suguhan Gastronomi Nusantara ala Obin Si Tukang Kain
Kamis / 16-07-2026, 15:46 WIB
Tips Menjaga 10 Perangkat Elektronik Tetap Awet dan Kencang di 2026
Kamis / 16-07-2026, 15:43 WIB
Laba TSMC Melonjak 77 Persen Berkat Permintaan Chip AI Global
Kamis / 16-07-2026, 15:36 WIB
Jackpot Powerball Naik ke 498 Juta Dolar Setelah Tidak Ada Pemenang Rabu
Kamis / 16-07-2026, 15:36 WIB
Trump Pecat Jaksa Federal Seattle yang Baru Diangkat Pengadilan
Kamis / 16-07-2026, 15:36 WIB
Micah Richards Tetap Bertugas di BBC Setelah Mendengar Kabar Duka Ayahnya
Kamis / 16-07-2026, 15:35 WIB
TSMC Catat Laba Bersih Rekor NT$706,6 Miliar Didorong Permintaan AI
Kamis / 16-07-2026, 15:35 WIB
Musim Kemarau, Debit Air Sungai Cisadane Menyusut 12 Persen
Kamis / 16-07-2026, 15:35 WIB
Bahlil Kelakar soal Kacamata Hitam Nusron: Mungkin Sedih Inggris Kalah
Kamis / 16-07-2026, 15:35 WIB







