IPW Desak Jaksa Agung Mundur, Aktivis Sebut Salah Sasaran
Indonesia Police Watch (IPW) mendesak Jaksa Agung ST Burhanuddin mundur dari jabatannya atau diberhentikan Presiden Prabowo Subianto.
Desakan itu terkait kasus mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.
>>> Iran Tegas: Selat Hormuz Tetap Ditutup hingga AS Penuhi Semua Syarat Teheran
Langkah IPW tersebut menuai sorotan. Aktivis kemasyarakatan Nicho Silalahi menilai desakan itu salah sasaran.
Menurut Nicho, IPW seharusnya mendesak pencopotan Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Ia menilai Polri gagal menindaklanjuti kasus Febrie.
"Mangkin kelihatan kalau IPW ini cuma sebatas anak main dari Polri," tulis Nicho di akun X pribadinya, Kamis (16/7).
Ia menyebut Polri menyerahkan penanganan perkara itu kepada Kejaksaan RI sebelum berkas dinyatakan lengkap (P21).
Sebelumnya, Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso menyampaikan pernyataan sikap agar Burhanuddin mundur atau dicopot.
>>> Kopdes Merah Putih Bakal Jadi Pusat Penyaluran Bansos dan Barang Subsidi
Hal ini menyusul penetapan Febrie Adriansyah sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) oleh Polri.
IPW menilai dugaan korupsi yang menjerat Febrie terjadi saat Burhanuddin masih aktif menjabat sebagai pimpinan Korps Adhyaksa.
Karena itu, Burhanuddin dianggap tidak bisa lepas tangan atas pengawasan internal institusinya.
"Kedua, karena kasus yang diselidiki dengan tersangka mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah terkait dengan beberapa kasus dan berlangsung pada masa tugasnya Jaksa Agung, ST Burhanuddin maka seharusnya Jaksa Agung mundur dari jabatannya.
Atau, Presiden Prabowo memberhentikan ST Burhanuddin selalu Jaksa Agung," kata Sugeng dalam keterangan tertulisnya, Senin (13/6/2026).
>>> Rumor Perceraian Song Joong Ki Dipicu Video Rekayasa AI
Menurut IPW, pergantian pimpinan di Kejaksaan Agung diperlukan agar penanganan perkara Febrie berjalan transparan, adil, dan bebas dari hambatan psikologis maupun struktural antarlembaga.
Update Terbaru
Dirut Agrinas Pertanyakan Data Isu Pengadaan Kipas Angin Rp1,8 Triliun
Kamis / 16-07-2026, 14:49 WIB
Tragedi Maut Pengemudi Ojol di Tangerang: Pelaku Begal Bersenjata Tajam Akhirnya Digelandang Polisi di Jakarta Utara
Kamis / 16-07-2026, 14:49 WIB
Realisasi Investasi Semester I-2026 Capai Rp1.010,6 Triliun, Tumbuh 7,2%
Kamis / 16-07-2026, 14:49 WIB
Investasi China Rp1,25 Triliun di IKN Mulai Dibangun, Target Rampung 2026
Kamis / 16-07-2026, 14:47 WIB
Rosan: Return Investasi di Indonesia Masih Kompetitif, Tarik Minat Asing
Kamis / 16-07-2026, 14:46 WIB
7 Jenis Sepatu Nyaman ke Kantor, Stylish dan Tidak Bikin Kaki Lelah
Kamis / 16-07-2026, 14:46 WIB
5 Aplikasi Penghasil Uang Tahun 2026, Saldo Dana Tambahan Mudah Didapat
Kamis / 16-07-2026, 14:42 WIB
Bayaran IShowSpeed dari FIFA Tembus Rp406 Miliar untuk Siaran Piala Dunia 2026
Kamis / 16-07-2026, 14:42 WIB
Hyundai dan Kia Recall Mobil Listrik Akibat Risiko Kebakaran Baterai
Kamis / 16-07-2026, 14:42 WIB
Menkop Respons soal Kopdes Merah Putih Melawai Cuma Untung Rp78 Ribu
Kamis / 16-07-2026, 14:41 WIB
5 Daftar Pemain Drakor The East Palace (2026) di Netflix dari Nam Joo Hyuk Hingga Cho Seung Woo
Kamis / 16-07-2026, 14:41 WIB
Sinopsis Drakor The East Palace: Nam Joo Hyuk Berburu Hantu di Istana Terkutuk, Tayang 17 Juli 2026 di Netflix!
Kamis / 16-07-2026, 14:39 WIB
TOP 45 Acara TV Dengan Rating Terbaik Hari ini 17 Juli 2026 ada D'Academy Kalah dengan Merangkai Kisah Indah
Kamis / 16-07-2026, 14:36 WIB
Warisan Sang 'Raja Mutiara' Bersinar lewat L'eclat di Paris
Kamis / 16-07-2026, 14:36 WIB







