Saat itu, FIFA menilai tindakan tersebut melanggar regulasi terkait aktivitas politik dan perilaku yang tidak pantas dalam pertandingan internasional.

Dengan adanya preseden tersebut, selebrasi para pemain Argentina seusai semifinal berpotensi kembali menjadi perhatian badan sepak bola dunia.

Unggahan Wakil Presiden Argentina Tambah Sorotan

Kontroversi semakin memanas setelah Wakil Presiden Argentina, Victoria Villarruel, mengunggah video di platform X yang memperlihatkan apa yang tampak sebagai tentara Argentina.

Dalam unggahan tersebut, Villarruel menegaskan bahwa duel melawan Inggris memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar pertandingan sepak bola.

'Kepulauan Malvinas adalah milik Argentina.

Mereka melarang kami membawa pesan itu ke stadion, tetapi mereka lupa bahwa kami membawanya di dalam darah dan hati kami,' tulis Villarruel.

Kini, perhatian tertuju kepada FIFA.

>>> ENDING Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis (2026) Bakal Berlanjut Season 2?

Jika aksi tersebut dinilai melanggar regulasi mengenai aktivitas politik dalam sepak bola, bukan tidak mungkin AFA kembali menghadapi investigasi atau bahkan sanksi, hanya beberapa hari sebelum Argentina tampil di final Piala Dunia 2026.