Langkah ini terjadi saat industri ponsel pintar terus menghadapi perlambatan permintaan, kenaikan harga memori, dan biaya ponsel yang lebih tinggi.

IDC baru-baru ini melaporkan bahwa pengiriman ponsel pintar di China turun 4,3% year-over-year pada kuartal kedua 2026.

Laporan tersebut juga mencatat bahwa OPPO tertinggal dari HUAWEI dan Apple di pasar ponsel China.

Di AS, Apple dan Samsung terus mendominasi pasar ponsel pintar, sementara OnePlus tertinggal dari pesaing seperti Motorola dan Google.

Laporan juga menyebutkan bahwa kekurangan komponen membuat pengembang ponsel lebih sulit untuk mengembangkan perangkat terjangkau, termasuk model di lini Nord OnePlus.

>>> Rekomendasi Sunscreen Alami untuk Kulit Berminyak

Baik OnePlus maupun OPPO belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai restrukturisasi ini. Sampai ada konfirmasi, rencana keluar dari AS, Eropa, dan pasar lain harus dianggap belum dikonfirmasi.