Menurut Taruna, kualitas produk akan menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan Koperasi Merah Putih.

Program ini tidak cukup hanya dinilai dari banyaknya koperasi yang berdiri atau besarnya nilai transaksi ekonomi, tetapi juga dari kemampuan koperasi menghadirkan produk yang memenuhi standar nasional sehingga mampu bersaing di pasar domestik maupun internasional.

BPOM terus memperkuat kolaborasi dengan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, serta komunitas UMKM dalam membangun sistem pembinaan dan pengawasan yang terintegrasi.

Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat lahirnya produk-produk unggulan desa yang tidak hanya memiliki nilai ekonomi tinggi, tetapi juga memenuhi aspek keamanan, mutu, dan kebermanfaatan bagi masyarakat.

"Keberhasilan Koperasi Merah Putih tidak hanya ditentukan oleh kekuatan kelembagaan koperasi, tetapi juga oleh kepercayaan masyarakat terhadap produk yang dipasarkan.

>>> Menko Yusril: Pemerintah Tunggu DPR soal RUU Perampasan Aset

Di sinilah BPOM hadir sebagai mitra strategis pemerintah," tutup Taruna Ikrar.